andre-hKayanya baru kemarin *padahal dah 2 tahun yang lalu..hehe* rasanya gw berjalan di aisle ngegandeng cewe kece disebelah gw dan hampir meneteskan air mata saat baru masuk pintu gede gereja itu *katrok ya gw. masa cowo nangis but lu rasain sendiri deh kalau pas merit*. Thanks to God, that You give me the right woman for me to traveling (lebih dari 7 tahun sejak kenalan pertama).

Buat gw merit itu kaya traveling, yang pasti asik, tapi penuh hal-hal yang mengejutkan dan yang pasti addicted. Kaya traveling liat hal-hal yang menarik, budaya yang baru, pemandangan yang indah *yang ini agak ambigu… haha*, tapi kadang kalanya tersesat, bingung mau lewat mana, atau harus sabar karena perjalanan yang agak lama menuju tempat wisata yang keren. Dan ujungnya sih kaya traveling merit selalu menemukan hal yang menarik. Ketawa bareng, bingung bareng dan bisa jadi sedih bareng. Tapi intinya bareng, ada temennya dan ngga sendiri.

But merit yang pasti ngga gampang, apalagi di negara timur. Butuh toleransi, saling ngalah, pengertian dan yang pasti ngga boleh paksain kehendak kita *meski kadang ada kalanya saling maksain juga sih…haha* But afterall, that’s art of marriage for me. Yang pasti, kunci buat semuanya adalah takut ama Yang Di Atas dan menghormati *pake bold and garis bawah* yang namanya ikatan pernikahan dan cinta *tinggi ya bahasa gw… haha*

Especially for my wife, Miranti Abadi, Thanks for over than 7 beautiful years together and through all happiness and sadness *caelah kaya apaan gw yak*. I love you dear.

With love,

Husband *ea…ea…*

2nd Anniversary: Marriage is a traveling (Special buat Bojo)

2 thoughts on “2nd Anniversary: Marriage is a traveling (Special buat Bojo)

  • September 26, 2013 at 4:57 am
    Permalink

    kalian salahsatu pasangan favorit gw lho… eaa eaa (apa cobak?) :3

    Reply
    • September 26, 2013 at 5:06 am
      Permalink

      Makasi loh 🙂

      Reply

Leave Your Commentary

Translate »