Night at Jakarta
Night at Jakarta

Selamat pagi! Syukur kepada Tuhan karena masih bisa menghirup udara AC kamar gue dan disambut ama dia yang biasa seranjang yang bawa kue dengan nyala lilin.

Baru 33 ternyata *biar sok muda* tapi bersyukur atas semua yang pernah dialami dalam hidup. Mungkin ga lebih susah daripada kisah orang lain tapi juga kadang lebih menyedihkan dibanding jalan hidup orang lain. *kali ini agak lebay*

Tapi memang honestly terkadang kita lebih fokus dalam diri kita untuk mengangkat kisah sukses kita dan melebihkan cerita sedih yang dialami. Dan itu yang buat kita lupa yang namanya bersyukur kalau kita masih punya anugerah yang diberikan dari Tuhan untuk menjalani hidup kita sehari-hari. Mungkin anugrah itu pasangan yang bikin kita ribut tapi akhirnya rukun lagi, kehangatan keluarga atau teman, pekerjaan, tempat tinggal atau mungkin keseharian yang kita lakukan yang bikin kita happy.

andre-h
Tahun 2016, tinggal satu bulan lagi tak terasa banyak hal yang sudah terjadi sepanjang tahun ini baik suka maupun duka. Peristiwa yang menyenangkan atau yang menyebalkan. Semua pilihan yang benar sampai kesalahan yang terjadi sebagai pembelajaran untuk pendewasaan diri.

Ke 33, dimana saya boleh diizinkan untuk bepergian ke lebih banyak negara. Melihat lebih beragam budaya di tempat yang baru dikunjungi. Belajar lebih lagi dari negara lain yang mungkin lebih maju dari Indonesia. Melihat lebih banyak keajaiban Tuhan atas negeri ini dan rasa syukur saya dilahirkan di negeri Indonesia.

Being 33

Leave Your Commentary

Translate »