Pulau Kepayang
Pulau Kepayang

Bisakah seorang memilih dari ibu yang mana dia diperanakan?  Bermata belo atau bermata sipit? Lahir dengan kulit hitam, sawo matang atau putih? Memilih saat masih bayi bagaimana dia mengenal Tuhannya? Berlogat Jawa, Batak, Sunda, Ambon atau bahkan dari kecil sudah diajarkan berbicara dalam bahasa Inggris atau Mandarin?

Bukankah Indonesia pernah berjuang bersama melawan penjajah yang bukan warga negara Indonesia? Dengan cara masing masing mereka berjuang mulai dari mengangkat senjata, bersyair, mencipta lagu, berjuang dengan lukisan ataupun menyediakan makanan untuk sesama yang konon dulu disebut warga negara Indonesia saat berperang bersama?

Bukankah luka di satu bagian tubuh akan memberikan perintah ke otak kalau kita sedang kurang enak badan?

Nisan Museum Prasasti
Nisan di Museum Prasasti

Beragam tentu tak mudah tapi dulu kita, Indonesia, pernah bersama mengumumkan kebebasan dan kemerdekaan di tahun 45.

Beragam berarti punya cara pandang yang berbeda tapi Indonesia punya Bhinneka Tunggal Ika yang mengikat. Haruskah semboyan itu luntur karena tidak ada lagi ekspansi dari negara lain untuk akhirnya merebut Indonesia? Haruskah warga negara ini berjuang bukan demi kebersamaan karena tidak ada lagi kerja rodi?

Kejawan Temple at Ngobaran
Kejawan Temple at Ngobaran Beach

Belakangan Indonesia semacam kehilangan keramahan kepada kawan sendiri dan justru mungkin menyambut baik orang asing yang belum kita kenal tapi kita sebatas tahu, dimana akhirnya bermaksud membeli negara ini. Membeli yang akhirnya mengatur, mengatur yang akhirnya tidak mau mendengar suara anak negeri, anak negeri yang akhirnya merasakan penjajahan dalam bentuk berbeda.

Kebebasan perekonomian sebentar lagi akan dibuka. Siapkah kamu Indonesia? Bukan cuma keahlian untuk bersaing dengan warga dunia, tapi juga siapkah kamu Indonesia untuk terus bersatu memiliki negeri ini? Menjadi tuan rumah dinegeri sendiri?

Capture-of-Prince-Diponegoro
Capture-of-Prince-Diponegoro by Raden Saleh

Indonesia masihkah kita adalah satu meskipun ada perbedaan? Indonesia masihkah kita Bhinneka Tunggal Ika?

Damailah Indonesia….

Beragam Tapi Satu

One thought on “Beragam Tapi Satu

  • February 9, 2017 at 8:39 am
    Permalink

    Hmm tulisannya pas banget dengan suasana negri saat ini.

    Yang dengan betapa mudahnya di adu domba.
    Suka sedih.

    Iya.. damailah indonesia

    Reply

Leave Your Commentary

Translate »