Category Archives: Featured

Itinerary Makau dan Hong Kong – Part 2

Hong Kong
Hong Kong

Hong Kong, tempat yang sebelumnya saya selalu ingin datangi. Sebuah kota metropolitan yang penuh dengan gemerlap cahaya ketika malam datang, dimana beberapa film Hollywood mengambil scene disana.

Hong Kong; dimana budaya timur dan barat bertemu namun identitas sebagai bangsa di Asia tidak menghilang.

Dan inilah kisah saya di Hong Kong…

Hari 1 – The Peak dan Victoria Harbour

Sampai di Hong Kong mendekati tengah hari, waktu itu kami mencari restaurant di dekat kami di Causeway Bay untuk makan siang kami hari itu. Mak Noodle menjadi resto pilihan kami waktu itu. Sebuah resto yang rekomen untuk dikunjungi ketika berada di Hong Kong. Mak Noodle menyajikan aneka olahan mie yang lezat.

Untuk menuju ke The Peak, maka kami mencoba transportasi lokal. Ternyata beberapa transport lokal di Hong Kong masih tradisional. Maksud saya adalah kita butuh untuk teriak ke sopir jika ingin berhenti di suatu tempat. Dan bahkan beberapa sopirnya tidak bisa berbahasa Inggris. Jadi benar-benar pertimbangkan apakah menggunakan taxi atau transport lokal ketika ingin ke The Peak. Siapkam juga aplikasi berbasis lokasi agar tidak tersesat.

Seperti ketika saya ke Hong Kong pertama kali, saya tersesat ketika menuju ke The Peak. Beruntung saya tersesat di dekat Hong Kong Park, sehingga masih bisa menikmati hari dan pemandangan yang ada.

Getting Lost in Hong Kong
Getting Lost in Hong Kong
Hong Kong Park
Hong Kong Park

Untuk menuju ke The Peak maka kita bisa menggunakan Hong Kong Peak Tram atau menggunakan mobil yang dapat diparkir di lapangan parkir dekat bangunan The Peak Hong Kong. Kita dapat menikmati The Peak secara gratis dari dek bawah, tapi jika ingin mendapat view 360 kota Hong Kong maka kita bisa ke The Peak Sky Terrace dengan biaya HKD 52. Jangan lupa membawa payung karena di musim panas maka The Peak akang sangat panas ketika siang hari.

Dan untuk mendapatkan diskon tiket masuk The Peak Sky Terrace atau antrian khusus tram maka gunakan kartu Octopus.

The Hong Kong Peak Tram
The Hong Kong Peak Tram

Ketika berkunjung ke The Peak, kita butuh keberuntungan untuk mendapatkan cuaca yang bagus. Terkadang karena cuaca berkabut maka kita tidak bisa mendapat view 360 derajat kota Hong Kong dari ketinggian. Dan juga ingatlah untuk membawa payung ketika berkunjung ke The Peak ketika musim panas karena cuaca bisa sangat panas.

The Victoria Peak
The Victoria Peak
Hong Kong from The Peak
Hong Kong from The Peak
Together at Victoria Peak
Together at Victoria Peak

Awalnya, saya berencana untuk lebih lama di The Peak Sky Terrace agar dapat menikmati matahari terbenam namun sayang waktu sunset masih lama sehingga kami pun turun menggunakan tram untuk mengunjungi tempat wisata berikutnya, The Victoria Harbour.

Victoria Harbour

Victoria Harbour terletak di pulau seberang pulau Hong Kong tepatnya dekat dengan Tsim Sha Tsui. Dulunya disana ada Avenue of Stars dimana cap kaki dan telapak tangan beberapa artis Hong Kong berada di lantai sepanjang Victoria Harbour. Namun, karena sedang ada renovasi maka cap kaki dan tangan itu dipindahkan ke Garden of Stars yang juga berada dekat dengan Victoria Harbour termasuk patung aktor Bruce Lee yang terkenal.

Enjoying Victoria Harbour
Enjoying Victoria Harbour
Victoria Harbour - Symphony of Lights
Victoria Harbour – Symphony of Lights
Victoria Harbour
Victoria Harbour

Mengunjungi Victoria Harbour yang paling tepat adalah menjelang matahari terbenam karena kita bisa menikmati blue hour dan juga Symphony of Lights pada pukul 8 malam dimana lampu-lampu dari gedung pencakar langit menyala mengikuti musik yang dimainkan.

Hari 2 – Central Mid Level Escalator, Central Plaza dan Tsim Sha Tsui

Central adalah salah satu distrik tersibuk di Hong Kong. Dan salah satu hidden gem destinasi wisata di Hong Kong adalah Central Mid Level Escalator. Warga lokal menggunakan Central Mid Level Escalator untuk mempermudah perjalanan mereka ke berbagai tempat karena kontur tanah yang berbukit membuat warga harus susah payah melewati tanjakan di jalanan sebelum eskalator ini diresmikan pada tahun 1993. Eskalator ini sendiri menjadi jaringan eskalator terpanjang di dunia yang ditutup atap. So, jangan lewatkan untuk mengunjungi tempat ini ketika berada di Hong Kong.

Central Mid Level Escalator
Central Mid Level Escalator
Inclining Central Mid Level Escalator
Inclining Central Mid Level Escalator

Setelah puas menjelajah mid level eskalator ini maka kami menyusuri deretan toko yang menjual souvenir dan barang yang menarik serta resto dibawah eskalator untuk kembali ke stasiun MTR Central.

Central Plaza

Cukup anti-mainstream sebenarnya untuk mengunjungi sky lobby beberapa pencakar langit di Hong Kong. Namun, hal itu cukup menarik dan tidak ada biaya untuk menikmati view kota Hong Kong dari pencakar langit. Salah satunya adalah mengunjungi lantai 46 di Central Plaza. Dari sini kita bisa berkeliling di lantai 46 gedung untuk melihat pemandangan kota Hong Kong dari ketinggian. Namun, ingatlah gedung Central Plaza adalah gedung perkantoran jadi jagalah ketertiban selama berada disana.

Hong Kong from Central Plaza
Hong Kong from Central Plaza

Ada pula pencakar langit Hong Kong yang juga mempunyai sky lobby yaitu gedung One Island East di daerah Quarry Bay yang juga bisa dikunjungi.

Tsim Sha Tsui area

Salah satu area yang terkenal di Hong Kong adalah Tsim Sha Tsui. Disini kita dapat menemukan berbagai toko yang menjual barang yang menarik, mal dan juga resto yang menjual aneka makanan lokal maupun chain resto international. Selain itu jangan lupa mengunjungi juga Kowloon Park yang berada di area ini. Di kunjungan saya kali ini, saya berjalan kaki menyusuri Tsim Sha Tsui sampai ke Mong Kok (Ladies Market). Meskipun cukup jauh namun perjalanan tidak terasa karena banyak hal yang menarik yang dapat dilihat selain jajan food street di area ini.

Mong Kok
Mong Kok
Ladies Market
Ladies Market

Mong Kok sudah lama dikenal sebagai tempat belanja khususnya para wanita. Disini kita harus menawar agar mendapat harga yang cocok. Selain itu, tak jauh dari Mong Kok ada juga Temple Street Night Market. Ketika malam datang maka pasar ini mulai menunjukkan geliat dimana warga lokal maupun turis mengunjungi untuk membeli barang-barang seperti tas, mainan ataupun pakaian.

Temple Street Night Market
Temple Street Night Market

Hari 3 – Ngong Ping, Po Lin Temple dan Yick Cheong Building

Ngong Ping terkenal sejak lama dengan patung Budha dan kuil Po Lin. Turis banyak berdatangan ke Ngong Ping agar “resmi” berkunjung ke Hong Kong. Untuk mengunjungi tempat ini maka kita bisa menempuh perjalanan menggunakan MTR (jaringan kereta listrik di Hong Kong) menuju ke pulau Lantau. Di pemberhentian terakhir menuju kereta gantung Ngong Ping, kita juga dapat mengunjungi Tung Chung City Gate Mall dimana banyak dijual barang branded dengan harga diskon.

Menurut saya waktu yang tepat untuk ke Ngong Ping adalah adalah pagi hari sebelum antrian menjadi penuh dengan orang-orang. Kita bisa memilih kereta gantung yang membawa kita ke patung besar Budha Ngong Ping. Saran saya adalah untuk membeli paket tiket standard dan clear glass sky train dimana kita akan mendapat pengalaman yang berbeda ketika berkunjung ke Ngong Ping.

Ngong Ping Sky Train
Ngong Ping Sky Train
Ngong Ping Glass Sky Train
Ngong Ping Glass Sky Train
Big Budha Statue
Big Budha Statue
At Ngong Ping Big Budha
At Ngong Ping Big Budha
Po Lin Temple From Ngong Ping Big Budha
Po Lin Temple From Ngong Ping Big Budha
Po Lin Temple
Po Lin Temple

Sebenarnya ada tujuan wisata lain ketika berada di pulau Lantau yaitu Hong Kong Disneyland dan Noah Ark resort. Namun, kali ini saya belum mengunjungi kedua tempat itu karena terbatasnya waktu dan mungkin lebih cocok buat pecinta Disney atau wisatawan yang membawa anak kecil.

Kami pun kembali ke pusat kota Hong Kong untuk mengunjungi gedung Yick Cheong dimana tempat ini menjadi terkenal sejak film Transformer 3 mengambil adegan di atap gedung ini.

Yick Cheong Building
Yick Cheong Building

Namun, tetaplah ingat bahwa bangunan ini adalah bangunan apartemen jadi jangan sampai kita menggangu warga yang tinggal di tempat ini.

Hari 4 – Clearwater Bay dan Kowloon Peak

Beruntung bagi saya karena mempunyai sahabat yang tinggal di Hong Kong. Saya kali ini ditemani oleh teman saya, Keith yang mengantar kami menikmati sisi lain Hong Kong, The Clearwater Bay. Clearwater Bay sebenarnya terkenal di kalangan warga lokal untuk menghabiskan waktu weekend bersama teman atau keluarga untuk menikmati barbeque atau sekedar tracking.

Clearwater Bay with Keith
Clearwater Bay with Keith
Clearwater Bay
Clearwater Bay

Di Clearwater Bay, kita dapat menikmati pemandangan laut yang indah dengan udara bersih. Hal ini cukup berbeda dengan suasana pusat kota Hong Kong dimana terasa sesak dengan banyaknya gedung pencakar langit dan apartemen tinggi di setiap tempat.

Setelah menikmati Clearwater Bay, Keith membawa kami menikmati puncak yang lain di Hong Kong yaitu Kowloon Peak. Jika The Peak dipenuhi oleh orang-orang maka Kowloon Peak lebih sepi dan jalanan menuju ke tempat ini masih hijau, udara masih segar dan pemandangan laut masih kadang dapat dilihat dari kejauhan.

Kowloon Peak
Kowloon Peak

Hari 5 – Explore Causeway Bay area

Causeway Bay, Hong Kong adalah salah satu distrik yang dipenuhi dengan jajaran toko, kios makanan dan juga cafe. Di hari terakhir saya di Hong Kong, saya menikmati suasana Causeway Bay termasuk mengunjungi salah satu Apple store terbesar di Hong Kong.

Selain itu, saya juga menikmati aneka resto dan cafe yang saya tulis di blog ini sebelumnya.

Macau and Hong Kong Itinerary – Part 2

Hong Kong
Hong Kong

Hong Kong, land that for so long I want to visit. A city that never sleeps, a place where lights illuminate and fill the night with excitement and it’s also location of some Hollywood films were taken place.

Hong Kong; where the eastern culture blend in harmony with western culture without loosing it’s identity as part of Asian countries.

And this is my story of Hong Kong…

Day 1 – The Peak and Victoria Harbour

Arrived near to noon time, we tried to find nearest restaurant to our hotel in Causewaybay. Mak Noodle is the one become our choice and it was recommended for you to try during your stay in Hong Kong. It serves various noodle menu that we can choose. For me, the soup has make the dish become very delicious while the noodle is soft and easy to be cutted.

To go to The Peak, we tried to used local transport. However, we found out that mini van local transport was still traditional one. I mean that you need to yell to the driver if you wanna to stop at some place. Even some of the drivers cannot speak English. So, we need to really consider whether you will better to taxi or mini van local transport to go to The Peak. Or try the location apps to guide you to minimalize you will be getting lost in Hong Kong.

I have experienced one, when I was getting lost in Hong Kong on my way to The Peak. But fortunately, we found ourselves in Hong Kong Park when we were getting lost. So we can enjoy it as well.

Getting Lost in Hong Kong
Getting Lost in Hong Kong
Hong Kong Park
Hong Kong Park

We can go to The Peak via Hong Kong Peak Tram or also using car that can be parked at The Peak parking area. Actually, what most people call for The Peak Hong Kong is actually a tall building to enjoy the view of the city from above. We can choose whether we enjoy from the lower deck freely at no cost or enjoy it from The Peak Sky Terrace with cost around HKD 52 (you can choose package Sky Terrace + tram also). As I used my Octopus card to have the tram ticket, I have special line at that time so I did not need to queue for long time.

The Hong Kong Peak Tram
The Hong Kong Peak Tram

Sometimes, we need some luck if we are visiting The Peak. When, the weather is good then we can have clear 360 degree view of Hong Kong from above. But, we can also cannot see the view clearly due to hazy day. In summer season, please ensure that you bring your umbrella with you because the day could be very hot.

The Victoria Peak
The Victoria Peak
Hong Kong from The Peak
Hong Kong from The Peak
Together at Victoria Peak
Together at Victoria Peak

At the beginning, I planned to stay a little bit longer at The Peak Sky Terrace to experience the after sunset view of Hong Kong from above. But unfortunately, the sunset would need another couple hours that time, so I decided to go down using the tram and went to my next destination, The Victoria Harbour.

Victoria Harbour

Victoria Harbour is located at different island near to Tsim Sha Tsui area. There used to be Avenue of Stars where the foot and hand mark of some famous actor lays. As there was renovation taken place, it was moved Garden of Stars located near to Victoria Harbour including the famous Bruce Lee statue.

Enjoying Victoria Harbour
Enjoying Victoria Harbour
Victoria Harbour - Symphony of Lights
Victoria Harbour – Symphony of Lights
Victoria Harbour
Victoria Harbour

When you plan to visit Victoria Harbour, the best time to visit the place is near to sunset time. So, you can enjoy the blue hour and we can also enjoy the Symphony of Light at 8 PM. During the symphony, we can see the lights of the skycrappers across the harbour illuminate following the music played.

Day 2 – Central Mid Level Escalator, Central Plaza and Tsim Sha Tsui

Central area is one of the busiest district in Hong Kong. One of the hidden attraction in Hong Kong is the mid level escalator built at Central area. Locals use the escalator to make their way easier to climb up. The Central Mid Level Escalator is the world’s longest outdoor covered escalator system established on 1993. Therefore, it is recommended attraction to be visited at least for once.

Central Mid Level Escalator
Central Mid Level Escalator
Inclining Central Mid Level Escalator
Inclining Central Mid Level Escalator

After we climb up through the escalator, we can do window shopping under the escalator or taste local food at some restaurants on our way down.

Central Plaza

Another free tourist attraction in Hong Kong are some sky lobby located inside the sky scrappers in Hong Kong. One of the sky lobby located at 46th floor of Central Plaza building. We can see surrounding from above and enjoy the 360 city view from here.

Hong Kong from Central Plaza
Hong Kong from Central Plaza

Please note that Central Plaza building is office building so we need to behave as a traveller.

There is another sky lobby such as at One Island East Building in Quarry Bay that we can also visit in Hong Kong.

Tsim Sha Tsui area

The most famous area in Hong Kong for a long time maybe the Tsim Sha Tsui area. We can find many shops, malls or restaurants around the area. In my first visit to Hong Kong, I walked from Tsim Sha Tsui to the Mong Kok (ladies market). A long the way, we can enjoy the local street food and also find interesting shops and also enjoy the Kowloon Park.

Mong Kok
Mong Kok
Ladies Market
Ladies Market

As we arrived at Mong Kok (ladies market), we find many interesting souvenir to be bought. Please keep remember to bargain when you buy things in Mong Kok. Another place to be visitted that quite similar with Mong Kok is Temple Street Night Market. As the night falls, the market starts it’s charm to attract locals and tourist.

Temple Street Night Market
Temple Street Night Market

Day 3 – Ngong Ping, Po Lin Temple and Yick Cheong Building

Ngong Ping is one of the most famous interesting tourist destination in Hong Kong. Ngong Ping is located at Lantau Island so the journey takes time using the MTR (the railways network in Hong Kong). On our way to Ngong Ping, we can enjoy Tung Chung City Gate Mall to find some factory outlet that sell discount branded things.

The best time to go to Ngong Ping is in the morning when the Sky Train queue has not been full of people. We can buy the standard sky train and glass floor sky train package to have different experience during our visit to Ngong Ping.

Ngong Ping Sky Train
Ngong Ping Sky Train
Ngong Ping Glass Sky Train
Ngong Ping Glass Sky Train

Ngong Ping is famous for the Big Budha statue, Ngong Ping wisdom path and Po Lin Temple. We can spend our half day in Ngong Ping area.

Big Budha Statue
Big Budha Statue
At Ngong Ping Big Budha
At Ngong Ping Big Budha
Po Lin Temple From Ngong Ping Big Budha
Po Lin Temple From Ngong Ping Big Budha
Po Lin Temple
Po Lin Temple

Other tourist attraction located in Lantau Island is the Hong Kong Disneyland and also the Noah Ark resort. Unfortunately, I did not visit the both places when I visit Hong Kong for the first time.

Back to our way to Hong Kong island, we decided to spend our time to visit Yick Cheong Building at Quarry Bay area. The building is well-known as the Transformer 3 film was taken place in this area.

Yick Cheong Building
Yick Cheong Building

Since the building is residential building please note to behave and not to disturb the people living in that building.

Day 4 – Clearwater Bay and Kowloon Peak

I am lucky to have friends live in Hong Kong. In my first visit to Hong Kong, I met Keith taking me to another side of Hong Kong, The Clearwater Bay. Clearwater Bay is well-known by locals to spend their weekend having barbeque or tracking with their family or friends.

Clearwater Bay with Keith
Clearwater Bay with Keith
Clearwater Bay
Clearwater Bay

From Clearwater Bay, we can see the beautiful sea view that completely bring us to different ambience of Hong Kong. The surrounding is more traditional and have fresh air.

Upon enjoying the Clearwater Bay, Keith took me to the other Peak in Hong Kong, Kowloon Peak. The peak is not full of people like The Victoria Peak but the view is magnificent. We can see the Kowloon area and new area opened for airport in Hong Kong. As we take the journey to the top of Kowloon Peak by car, we enjoyed greeny view on our way to the peak. It was full of trees and the unique part is that some people try to collect fresh water in jugs. I do not know why they do so.

Kowloon Peak
Kowloon Peak

Day 5 – Explore Causeway Bay area

Causeway Bay, Hong Kong is one of district full of shops, food street stalls and cafes. On my last day, I explore the Causeway Bay area. I visited the largest Apple store in Hong Kong located in Causeway Bay.

I also visited the N.O.T specialty Coffee and some interesting restaurants that I have written in my previous entry post in my website.

Itinerary Makau dan Hong Kong – Part 1

Galaxy Macau
Galaxy Macau

Kunjungan pertama kali saya ke Makau, saat itu saya terpesona dengan banyaknya bangunan kasino megah yang memenuhi seluruh kota. Suasana yang luar biasa yang membuat saya tidak sabar untuk segera mengeksplor pulau Makau dan Taipa.

Pagi itu saya sesampainya di Hong Kong International Airport maka saya melanjutkan perjalanan ke Makau menggunakan jet ferry. Jika pembaca ingin menempuh rute yang sama, maka ingatlah untuk tidak keluar imigrasi Hong Kong dan langsung membeli tiket feri di kounter yang ada. Informasikan juga jika kita mempunyai bagasi maka petugas akan mengambil bagasi kita dari belt bagasi dan memasukkannya ke dalam feri ke Makau.

Pemeriksaan Imigrasi di Macau Outer Harbour cukup konvensional dibanding dengan Hong Kong. Setelah dari imigrasi maka saya menunggu kedatangan bagasi saya yang cukup lama karena hanya ada 1 belt bagasi yang dipenuhi bagasi dari kedatangan 2 buah feri secara  bersamaan.

Setelah mengambil bagasi saya maka saya mencari shuttle bus gratis yang akan mengantarkan saya ke lokasi terdekat dengan hotel saya selama di Makau yaitu, Broadway Hotel Macau (please see the review here).

Di perjalanan menuju ke hotel, saya menikmati pemandangan suasana kota yang menawan meskipun tidaklah se-semarak saat malam datang dimana lampu disetiap bangunan menyala dan memenuhi udara malam di Makau. Di kejauhan saya juga dapat melihat Macau Tower yang bediri tegak menawan.

Hotel saya sendiri berada di daerah yang cukup strategis di pulau Taipa. Dengan mudah saya dapat mencari makan dan juga mengakses transportasi umum. Beruntung buat saya ketika saya mengunjungi Makau di Maret 2018, maka udaranya sejuk dan nyaman untuk mendukung trip saya kali ini. Selesai saya check in maka saya bersiap mengeksplor Makau.

Hari ke 1 – Eksplor area kasino di Taipa

Taipa Village

Taipa Village adalah sebuah daerah dengan suasana kota tua di tengah pusat keramaian pulau Taipa. Untuk menemukan daerah ini cukup mudah karena letaknya yang berada di seberang Galaxy Casino.

Di sekitar Taipa Village banyak kita temukan aneka resto yang menyajikan makanan menarik dan juga beberapa museum berdiri di area ini. Buat saya, Taipa Village sangat cocok bagi para foodie yang ingin mengeksplor makanan lokal dan juga bagi para fotografer yang ingin hunting foto di beberapa spot foto yang menarik. (Details of Taipa Village is here)

Vila de Taipa - View
Vila de Taipa – View
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa - Mural
Vila de Taipa – Mural
Vila de Taipa - Park
Vila de Taipa – Park

Eksplor Kasino Kasino Terkenal

Di hari pertama saya di Makau, saya memutuskan untuk mengeksplor kasino-kasino yang ada di pulau Taipa. Kunjungan pertama saya adalah Venetian Casino dimana dipilih untuk dikunjungi untuk mengobati rasa penasaran saya untuk melihat kanal in-door yang ada di dalam Venetian Casino. Di dalamnya sendiri terdapat kasino, hotel dan juga mall yang menjadi satu di lokasi yang sama. Oleh karena itu, mungkin dibutuhkan setengah hari jika kita ingin mengeksplor keseluruhan Venetian. Sedangkan di bagian luar terdapat terminal bus dengan jurusan ke Macau International Airport ataupun ke terminal feri.

Venetian Casino - Gondola
Venetian Casino – Gondola
Venetian Casino - Canal
Venetian Casino – Canal
Venetian Casino
Venetian Casino
Venetian Casino - Food Court
Venetian Casino – Food Court

Di dalam Venetian, kita dapat menemukan banyak makanan yang lezat di area food court. Saya sendiri membeli Tai Lei Loi Kei’s pork bun yang otentik untuk makan malam saya dengan rasa yang luar biasan enak (more details please see here)

Tepat berada di sebelah Venetian, terdapat Parisian Macau Casino dengan mini Eiffel Tower di bagian depan kasino yang menjadi ikon unik Parisian Macau. Kita dapat berfoto di bawah menara Eiffel ini dengan bebas. Jangan lupa untuk membawa tripod agar mudah untuk memotret keseluruhan menara Eiffel di Parisian Macau ini. Di Makau sendiri ketika malam menjelang banyak gadis cantik yang mencari lelaki hidung belang

Parisian Macau
Parisian Macau
Parisian Macau - Eiffel
Parisian Macau – Eiffel
Parisian Macau - Fountain
Parisian Macau – Fountain
Parisian Macau - Ceiling Art
Parisian Macau – Ceiling Art
Parisian Macau - Couple under Eiffel
Parisian Macau – Couple under Eiffel
Parisian Macau - Macau Streets
Parisian Macau – Macau Streets

Hari ke 2 – Menikmati sisi kuno Makau

Di hari kedua, saya mengunjungi Coloane Village yang terletak di sebelah selatan pulau Taipa. Coloane Village mempunyai pesonanya sendiri sebagai sebuah daerah yang masih menjaga sisi kuno Makau ditengah modernisasi Makau saat ini. (please see here for the details)

Coloane Intersection - Aines Park
Coloane Intersection – Aines Park
Chapel of St. Francis Xavier
Chapel of St. Francis Xavier
Coloane - Coast
Coloane – Coast

Macau Fisherman’s Wharf

Macau Fisherman Wharf adalah theme park pertama di Makau dimana di dalamnya bangunan dan suasana dibuat menyerupai berbagai bangunan dan jalanan di dunia. Disini kita dapat menemukan banyak resto yang menghidangkan aneka makanan lezat dan juga toko-toko yang menjual banyak barang menarik. Sekaligus bagi para pecinta foInside the area, we can find buildings with architecture inspired by buildings all over the world. We can find many shop houses and restaurants at Fisherman Wharf. Also, there are many photography spots inside the Fisherman Wharf.

Macau Fisherman’s Wharf
Macau Fisherman’s Wharf
Macau Fisherman’s Wharf - 5
Macau Fisherman’s Wharf – 5
Macau Fisherman’s Wharf - 4
Macau Fisherman’s Wharf – 4
Macau Fisherman’s Wharf - 3
Macau Fisherman’s Wharf – 3
Macau Fisherman’s Wharf - 2
Macau Fisherman’s Wharf – 2

Senado Square dan Ruin of St. Paul Church

Mungkin orang tidak akan dibilang pernah ke Makau jika belum pernah ke Senado Square dan Ruin of St. Paul Church. Orang-orang berbondong datang ke tempat ini untuk menikmati suasana jalanan kecil yang berliku dimana dipenuhi dengan aneka toko, food stall dan juga resto yang menjadi daya tarik tersendiri ketika berada di tempat ini. People gather around this place to officially visiting Macau.

At that particular area, many food stalls, shop houses and also restaurants to be explored. Some aisles located at the area have beautiful ambience such as Rua de Paixao, Rua de Felicidade.

Senado Square
Senado Square
Ruin of St. Paul Church
Ruin of St. Paul Church
Senado Square
Senado Square
Me at Ruin of St. Paul Church
Me at Ruin of St. Paul Church
Rua De Paixao
Rua De Paixao

Hari ke 3 – Perjalanan Hong Kong

Di pagi hari ketiga berada di Makau, saya bersiap untuk perjalanan ke Hong Kong yang akan ditempuh dengan free shuttle ke Macau Taipa Ferry Terminal dan lanjut dengan feri cepat dengan biaya sekitar IDR 500ribu. Kita dapat membeli tiket feri di lantai 2 Macau Taipa Ferry Terminal sedangkan untuk naik ferinya sendiri berada di lantai 1. Berhubung jarak ke dermaganya agak jauh dari pintu masuk maka jangan datang terlalu mepet dengan jam keberangkatan.

(Bersambubg ke Itenerary Makau dan Hong Kong – part 2)

Macau and Hong Kong Itinerary – Part 1

Galaxy Macau
Galaxy Macau

In my first time visiting Macau, I am amazed by all the big casinos standing all over Macau. The ambience of the city was very beautiful and I cannot wait to explore the Macau and Taipa island.

I arrived at Hong Kong International Airport in the morning before taking the jet ferry to Macau. If you intend to take the same way as I did, please remember not to go to the Hong Kong immigration and find the ferry ticket counter to buy your ticket and also inform your baggage so the staff from the ferry company will pick your baggage from baggage belt and bring your baggage to the ferry.

The immigration at the Macau Outer Harbour is quite conventional compare to Hong Kong. It was more traditional and manual one. Upon the immigration, I was waiting for my baggage. The baggage belt only one so it was quite sometimes to wait my baggage since there were 2 arrival of ferries at the same time.

After picked my baggage, I try to find nearest free hotel bus that can take me to my hotel, Broadway Hotel Macau (please see the review here).

By using the free shuttle bus, I can enjoy the city view in the morning. My way to the hotel was crossing the connecting bridge between Macau island and Taipa island. I can see the magnificent Macau Tower from the window.

My hotel was in Taipa island with strategic location. I was easy to find foods an During my visit on March 2018, the weather was nice and cool enough. Upon checked in to the hotel, I was ready to explore Macau.

Day 1 – Exploring Taipa Casino Area

Taipa Village

The Taipa Village is an old area located at center of the Taipa island. It is just across the Galaxy Casino so we can easily reach the place by public transport.

Taipa Village is an area with museums and old restaurant that located all over the place. It is interesting spot for foodie to find nice food and beverage. Also it has many interesting photography spot to be explored as a photographer. (Details of Taipa Village is here)

Vila de Taipa - View
Vila de Taipa – View
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa - Mural
Vila de Taipa – Mural
Vila de Taipa - Park
Vila de Taipa – Park

Explore Casinos

On my first day in Macau, I explored the casinos located at Taipa island. My journey started from the Venetian Casino to fulfill my curiousity on the in-door canal of Venetian Casino. The Venetian is combine of hotel, mall and casino itself. I think we will need half day to explore the entire of Venetian building. It has beautiful architecture and ornament inside the buildin. Outside of the casino, we will find the bus terminal used by locals to take them to the ferry terminal or Macau International Airport.

Venetian Casino - Gondola
Venetian Casino – Gondola
Venetian Casino - Canal
Venetian Casino – Canal
Venetian Casino
Venetian Casino
Venetian Casino - Food Court
Venetian Casino – Food Court

Inside the Venetian, we can find many interesting dishes. I bought the authentic Tai Lei Loi Kei’s pork bun for my dinner and it has marvelous taste (more details please see here)

After exploring Venetian, my next destination was the Parisian Macau Casino. The main attraction of Parisian Macau is the mini Eiffel Tower in front of the Casino building. You can take beautiful photo at the place and do not forget to bring a long your tripod so you can easily take a photo. At night, the street in front of the casino will become a vast red district area. There will be escort ladies looking for their customer at the front of the casino.

Parisian Macau
Parisian Macau
Parisian Macau - Eiffel
Parisian Macau – Eiffel
Parisian Macau - Fountain
Parisian Macau – Fountain
Parisian Macau - Ceiling Art
Parisian Macau – Ceiling Art
Parisian Macau - Couple under Eiffel
Parisian Macau – Couple under Eiffel
Parisian Macau - Macau Streets
Parisian Macau – Macau Streets

Day 2 – Enjoy the old side of Macau

On my day 2 in Macau, I was exploring the Coloane Village located at the southern of Taipa island.

The Coloane Village has it’s own charm for a tourist destination in Macau. (please see here for the details)

Coloane Intersection - Aines Park
Coloane Intersection – Aines Park
Chapel of St. Francis Xavier
Chapel of St. Francis Xavier
Coloane - Coast
Coloane – Coast

Macau Fisherman’s Wharf

Fisherman Wharf is the first theme park in Macau. Inside the area, we can find buildings with architecture inspired by buildings all over the world. We can find many shop houses and restaurants at Fisherman Wharf. Also, there are many photography spots inside the Fisherman Wharf.

Macau Fisherman’s Wharf
Macau Fisherman’s Wharf
Macau Fisherman’s Wharf - 5
Macau Fisherman’s Wharf – 5
Macau Fisherman’s Wharf - 4
Macau Fisherman’s Wharf – 4
Macau Fisherman’s Wharf - 3
Macau Fisherman’s Wharf – 3
Macau Fisherman’s Wharf - 2
Macau Fisherman’s Wharf – 2

Senado Square and Ruin of St. Paul Church

The most well-known attractions of Macau are The Senado Square and Ruin of St. Paul Church. People gather around this place to officially visiting Macau.

At that particular area, many food stalls, shop houses and also restaurants to be explored. Some aisles located at the area have beautiful ambience such as Rua de Paixao, Rua de Felicidade.

Senado Square
Senado Square
Ruin of St. Paul Church
Ruin of St. Paul Church
Senado Square
Senado Square
Me at Ruin of St. Paul Church
Me at Ruin of St. Paul Church
Rua De Paixao
Rua De Paixao

Day 3 – Trip to Hong Kong

In the morning, I was taking the free shuttle to the Macau Taipa Ferry Terminal. We can directly buy the ticket at 2nd floor while the terminal is located at 1st floor. The ticket for ferry Macau – Hong Kong vice versa is around USD 45.

(To be continued Macau and Hong Kong itenerary – part 2)

Tempat Makan Enak di Makau dan Hong Kong

Margareth's Cafe - Egg Tart
Margareth’s Cafe – Egg Tart

Makau dan Hong Kong bagi sebagian orang menjadi surga pusat jajanan khususnya bagi mereka yang biasa disebut dengan istilah foodie, para pecinta kuliner. Sebagian dari saya pun ada sisi pecinta makanannya, oleh karenanya pada kunjungan pertama saya ke Makau dan Hong Kong pastinya saya mengeksplor berbagai makanan yang enak-enak di Makau dan Hong Kong. Mulai dari egg tart di Makau sampai dengan berbagai makanan olahan mie di Hong Kong yang lezat telah memuaskan saya di kunjungan kali ini.

Perjalanan saya dimulai dari kota cantik Makau. Saya selalu terpesona dengan kota ini. Bagi saya, Makau punya pesona tersendiri dimana kala malam kota ini menjadi Vegasnya Asia tapi di siang hari kota ini menunjukkan sisi otentiknya dimana dari bentuk bangunan maupun makanan yang di jual dijalanan mempunyai cerita sejarah yang panjang.

Mari kita mulai perjalanan kuliner kita dari Makau…

Tai Lei Loi Kei

Tai Lei Loi Kei adalah salah satu tempat makan yang didirikan di 1968 di Makau. Tempat makan ini sesuai umurnya telah menemani sejarah Makau dengan signature dish-nya yaitu Pork Chop Bun.

Pork Chop ala Tai Lei Loi Kei ini lembut dan dihidangkan dengan rasa yang otentik masa lalu sampai ketika kita memakannya pun pasti terasa berbeda dengan olahan pork chop modern. Sedangkan untuk rotinya tidak terlalu crispy tapi sangat lezat. Kita harus berhati-hati ketika memakannya karena terkadang tulang di dalam daging dipotong agak tajam.

Saat ini kita dapat menikmati Tai Lei Loi Kei di beberapa tempat di Makau. Sebuah food stall di dalam Venezia  Casino menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi warga lokal Makau. Meski agak mahal untuk Pork Chop Bun senilai 68 HKD tapi hidangan ini musti dicoba kalau kita pergi ke Makau.

Tai Lei Loi Kei - Food Stall
Tai Lei Loi Kei – Food Stall
Pork Bun Tai Lei Loi Kei (68 MOP)
Pork Bun Tai Lei Loi Kei (68 MOP)

Lord Stow’s Egg Tart

Ini dia salah satu hidangan yang terkenal di seantero Makau. Egg tart dari Lord Stow’s Cafe. Rasanya tidak afdol jika kamu pergi ke Makau tanpa makan egg tart khususnya Lord Stow’s egg tart ini.

Lord Stow’s Egg Tart ini berawal dari Colloane Village di selatan Makau. Disana masih terdapat cafe kecil, Lord Stow’s Cafe yang selalu penuh dikunjungi warga lokal maupun turis. Letaknya yang berada di pinggir laut makin menjadikan suasana ketika menyantap egg tart menjadi nyaman.

Egg tart disini mempunyai perpaduan yang pas dari asin, lembut dan rasa creamy telur di dalamnya. Menjadi sangat pas ketika menikmatiegg tart ditemani dengan secangkir teh atau kopi. Ketika berkunjung ke tempat ini, saya membeli 3 egg tarts (9 HKD/egg tart) dan segelas Baileys Coffee dingin yang sangat terasa Baileysnya seharga 32 HKD.

Meskipun Lord Stow’s sudah menjadi salah satu ikon makanan di Makau, kini Lord Stow’s egg tart mempunyai pesaing kuat yaitu The Margareth’s egg tart.

Lordstow - Egg tart (9 HKD)
Lordstow – Egg tart (9 HKD)
Lordstow - Baileys Coffee (32 HKD)
Lordstow – Baileys Coffee (32 HKD)

Margareth’s Cafe

Tahu dari teman kantor lama saya, maka saya pun berhasil menemukan Margareth’s Cafe. Awalmya saya ragu apakah saya menemukan Margareth’s Cafe yang benar karena letaknya yang berada diantara himpitan bangunan apartemen dan akses yang bukan di jalanan utama. Tapi keraguan saya hilang ketika melihat antrian panjang yang mengantri untuk membeli egg tart Margareth’s Cafe seharga 8 HKD per satu egg tart. Dan cukup dalam 20 menit, kami menghabiskan 6 buah egg tart yang kami beli karena rasanya yang gurih dan lezat sekali.

Konon menurut kisah yang saya baca di internet, Margareth adalah istri dari Lord Stow, pria dibalik kelezatan Lord Stow’s egg tart. Mungkin Margareth berhasil belajar bagaimana membuat egg tart yang enak dan menyempurnakannya (imajinasi yang berlebihan…. lol)

Margareth Cafe - Egg tart (8 HKD)
Margareth Cafe – Egg tart (8 HKD)

Seng Cheong

Untuk yang ini, saya harus mengakui hidangan yang disajikan memang enak banget tapi juga mahal sekali.

Seng Cheong resto terletak di Taipa Village. Tempat ini adalah salah satu Chinese resto yang cukup tua di Makau. Saya mendengar salah satu hidangan terbaiknya adalah Udang Masak Telur Asin.

Kisah lucu ketika membeli makanan di tempat ini adalah ketika saya baru tahu bahwa menu makanannya hanya ditulis dengan tulisan mandarin. Jadi akhirnya saya memesan dengan cara menunjuk-nunjuk gambar. Kali ini saya mencoba untuk memesan King Prawn Salted Egg dan 1 menu sayur. Saya sadar untuk menu udang telur asin rasanya harga sesuai beratnya karena di menunya tidak ada angka yang menunjukkan harganya (tidak seperti sayuran yang saya pesan harganya ada yaitu 45 HKD)

Begitu makanan datang memang rasa dari udang telur asinnya selangit. Enak bangett…. tapi begitu bayar jadi kurang gimana rasanya karena untuk 4 ekor King Prawn salted egg dihargai 520 HKD :p

Awalmya saya curiga kalau saya di tipu tapi ternyata benar harga King Prawn cukup mahal apalagi Seng Cheong ternyata salah satu resto terkenal yang dikunjungi orang ternama dan selebritis lokal (mungkin satu hari nanti saya akan jadi selebritis… hahaha)

King Prawn - Seng Cheong (520 HKD)
King Prawn – Seng Cheong (520 HKD)
Vegetables - Seng Cheong (45 HKD)
Vegetables – Seng Cheong (45 HKD)

Sekarang mari kita berpindah ke Hong Kong

Mak’s Noodle

Resto ini adalah salah satu chain resto di Hong Kong. Menurut buku menu, resto ini didirikan di tahun 1920. Spesial menu di Mak’s Noodle adalah aneka olahan mie wonton, mie yang dibuat kecil-kecil mirip bihun.

Kali ini saya memesan beef brisket noodle in soup yang menjadi salah satu menu andalan Mak’s Noodle. Dagingnya terasa lembut dan lezat dipadu dengan kuah yang terasa lebih manis dibanding menu wonton in soup yang lebih terasa asin dan gurih.

Mak’s Noodle - Beef Brisket Noodle in Soup (38 HKD)
Mak’s Noodle – Beef Brisket Noodle in Soup (38 HKD)
Mak’s Noodle - Wonton Noodle in Soup (35 HKD)
Mak’s Noodle – Wonton Noodle in Soup (35 HKD)

Tsui Wah

Salah satu hidangan tradisional di Hong Kong adalah pineapple bun (meskipun ga ada selai nanas atau rasa nanas di rotinya).

Saya mencicip pertama kalinya pineapple bun di resto Tsui Wah ini. Rasanya enak tapi saya yakin ada resto di Hong Kong yang menjual pineapple bun sebagai signaturenya. Tsui Wah juga menghidangkan banyak menu lain yang rekomen untuk dicoba. Menu seperti breakfast spicy pork cube with imstant noodle seharga 39 HKD adalah salah satu menu yang rekomen dicoba. Rasa supnya cukup unik dan mempunyai rasa yang kuat dan spicy pork cube juga enak dan empuk.

Tsui Wah - Pineapple Bun with Iced Butter (28 HKD)
Tsui Wah – Pineapple Bun with Iced Butter (28 HKD)
Tsui Wah - Breakfast Crispy Bun and Tea (20 HKD)
Tsui Wah – Breakfast Crispy Bun and Tea (20 HKD)
Tsui Wah - Breakfast Spiced Pork Cube with Instant Noodle in Soup (39 HKD)
Tsui Wah – Breakfast Spiced Pork Cube with Instant Noodle in Soup (39 HKD)

N.O.T Specialty Coffee

Hong Kong juga terkenal dengan banyaknya coffee shop. Salah satu coffee shop yang terkenal adalah NOT Specialty Coffee di area Wan Chai. Terletak di bagian depan sebuah gedung kantor, tempat ini selalu penuh di pagi hari dengan orang-orang yang minum kopi bersama kolega kantor atau bersama teman. Meskipun NOT Specialty Coffee boleh dibilang sempit tempatnya tapi rasa kopinya boleh dibilang ‘sangat luas’. Menghidangkan kopi jenis arabica, NOT Specialty Coffee tidaklah terlalu asam dan enak rasanya.

NOT Specialty Coffee - Flat White (42 HKD)
NOT Specialty Coffee – Flat White (42 HKD)

Chiu Hing

Mie adalah makanan sehari-hari di Hong Kong. Hampir semua resto mempunyai hidangan mie untuk dijual.

Chiu Hing restaurant adalah salah satu resto yang terkenal dengan olahan fish ball with rice noodle-nya. Menu bakso ikan dan mie ini dihidangkan dengan sup bening tapi gurih. Jujur memang menu ini sangat rekomen dicoba karena baik bakso ikannya yang lembut maupun mie dan sup yang lezat pantas untuk dipesan ketika berada di resto ini.

Menu lain yang boleh dicoba adalah beef brisket with rice seharga 61 HKD. Potongan dagingnya terasa lezat dipdu dengan sayur dan sup.

Chiu Hing - Fish Ball with Rice Noodle (38 HKD)
Chiu Hing – Fish Ball with Rice Noodle (38 HKD)
Chiu Hing - Special Beef Brisket with Rice (61 HKD)
Chiu Hing – Special Beef Brisket with Rice (61 HKD)

Delicious Kitchen

Daging babi mungkin adalah daging yang paling banyak di hidangkan di Hong Kong. Delicious Kitchen di area Causeway Bay adalah salah satu resto yang menghidangkan pork chop. Tempat ini terletak disebuah distrik belanja di area Causeway Bay.

Meskipun mendapat rating terbaik di salah satu aplikasi penemuan lokasi, rasanya pork chopnya bagi saya terasa terlalu modern dan biasa seperti kebanyakan resto modern. Bukan tidak enak tapi biasa saja rasanya dan agak pricy.

Delicious Kitchen - Pork Ribs with Veggie Rice (45 HKD)
Delicious Kitchen – Pork Ribs with Veggie Rice (45 HKD)
Delicious Kitchen - Sliced Eel with Veggie Rice (65 HKD)
Delicious Kitchen – Sliced Eel with Veggie Rice (65 HKD)

Tai Hing

Resto ini adalah resto yang paling saya sering kunjungi untuk makan pagi. Bukan hanya karena harganya yang reasonable tapi juga rasa dan porsinya enak dan cukup besar… hehe.

Tai Hing juga adalah chain restaurant yang tersebar di seluruh Hong Kong jadi kita mudah menemukan salah satu resto ini di Hong Kong.

Untuk menu makan pagi, menu spesial di Tai Hing adalah self made glutinous rice with chicken (37 HKD) dan luncheon meat and scramble eggs instant noodle (37 HKD). Kedua menu ini dihidangkan dengan pilihan teh susu atau kopi.

Kalian harus mencoba karena setiap kali saya ke resto ini selalu penuh di pagi hari.

Tai Hing - Self made Glutinous rice with chicken (37 HKD)
Tai Hing – Self made Glutinous rice with chicken (37 HKD)
Tai Hing - Luncheon meat and scramble eggs instant noodle (37 HKD)
Tai Hing – Luncheon meat and scramble eggs instant noodle (37 HKD)

Mc Donald’s Kowloon Park

Agak biasa kedengaranya untuk memasukkan di tulisan kali ini tapi es krim strawberry McD di Kowloon Park ini memang enak. Terletak di tengah taman, kita dapat membeli es krim ini seharga 5 HKD.

Menikmati es krim strawberry ini terasa pas sambil menghabiskan waktu bersantai di Kowloon Park 🙂

McD Strawberry Ice Cream (5 HKD)
McD Strawberry Ice Cream (5 HKD)

Nam Kee

Beberapa kali saya melewati jaringan resto Nam Kee ketika berkeliling di Hong Kong. Saya pun penasaran untuk mencoba menu di resto ini dan akhirnya saya mencoba masuk di salah satu resto Nam Kee di area Causeway Bay. Saya memesan spicy pork round rice noodle seharga 38 HKD dimana untuk rasa supnya sangat kaya dengan rempah dan berbeda dengan sup untuk olahan mie yang saya coba di Hong Kong. Disini juga tersedia self service machine yang bisa dipakai untuk memesan menu lalu yang kita perlukan adalah mengantri sesuai nomor.

Namkee - Spicy Pork Round Rice Noodle (38 HKD)
Namkee – Spicy Pork Round Rice Noodle (38 HKD)

Pizza Express, HKIA

Salah satu tantangan ketika berada di HKIA adalah menemukan resto yang tidak ada antrian panjang apalagi ketika perut kita lapar.

Pizza Express mungkin jadi salah satu pilihan resto yang rekomen dicoba karena biasanya antrian tidak terlalu panjang. Hal ini mungkin karena letak resto ini berada di pojok.

Aneka pilihan menu ala Italia tersedia di Pizza Express namun hidangan terenak buat saya adalah baked dough balls served with garlic butter and basil pesto seharga 48 HKD. Meskipun hanya side dish tapi menu ini patut dicoba.

Pizza express - Baked Dough Balls Served with Garlic Butter and Basil Pesto (48 HKD)
Pizza express – Baked Dough Balls
Served with Garlic Butter and Basil Pesto (48 HKD)
Pizza Express - Pizza
Pizza Express – Pizza

Where to Eat : Macau and Hong Kong

Margareth's Cafe - Egg Tart
Margareth’s Cafe – Egg Tart

On my first time visiting Macau and Hong Kong, I just realize that its just like heaven for foodie to taste many interesting local food. My journey was not only visiting main attraction in Macau and Hong Kong but also to visit interesting restaurant and food stalls around Macau and Hong Kong. Some of the food visited are authentic ones in that particular area. From signature egg tart of Macau until old rice noodle dish in Hong Kong had fulfill my passion as a foodie to write the delicious and must-try dishes.

So my journey will start from beautiful city of Macau. I will always love the city. Somehow, it has it’s own charm as Vegas at night but it reveals the authentic side during daylight where tourist taste good food, sip cup of coffee and feel old memories of the city.

Let’s start with Macau…

 

Tai Lei Loi Kei

Tai Lei Loi Kei is one of signature food with a long history started in 1968. The speciality dish of Tai Lei Loi Kei is the famous Pork Chop Bun.

The Pork Chop is smooth and serve in authentic taste that different with other pork chop. But be carefull on the bones inside that sometimes had sharp edge. In other hand, the bun was also delicious. It was not too crispy but soft one and still you can taste the artisan side of the bun was.

Nowadays, we can find the Tai Lei Loi Kei in some spots in Macau. One stall inside the Venezian Casino has become destination for local people to visit although for me, the pork bun is quite expensive one (68 HKD). It is worth to be tried when we are in Macau.

Tai Lei Loi Kei - Food Stall
Tai Lei Loi Kei – Food Stall
Pork Bun Tai Lei Loi Kei (68 MOP)
Pork Bun Tai Lei Loi Kei (68 MOP)

Lord Stow’s Egg Tart

So, here it is the famous egg tart of Macau. It has become one of the dish that you must try in Macau. Some may say that you have not been in Macau if you never taste the egg tart, especially the Lord Stow’s egg tart.

The Lord Stow’s egg tart started in Coloane Village at the southern of Taipa. There is still a small cafe of Lord Stow’s Cafe that always full of locals and tourist. It is a beautiful small cafe by the sea. Here, you can feel the old side of Macau while you eat the signature egg tart.

The egg tart has a perfect combination of salty, smooth and creamy taste inside. It will be perfect one to eat the egg tart with cup of tea or coffee. In my first visit, I buy 3 egg tarts (9 HKD/egg tart) and very tasteful Baileys Coffee costed 32 HKD.

Although, for a long time Lord Stow’s has become one of iconic egg tart of Macau, it is now have competitor so you must try it also, The Margareth’s egg tart.

Lordstow - Egg tart (9 HKD)
Lordstow – Egg tart (9 HKD)
Lordstow - Baileys Coffee (32 HKD)
Lordstow – Baileys Coffee (32 HKD)

Margareth’s Cafe

Heard from my ex-colleagues that there is one famous egg tart in Macau, finally my itenerary in Macau bring me to the Margareth’s Cafe.

At first, I was questioning whether I have visit the correct Margareth’s Cafe or not because the location is at middle of residential. Not a clean environtment one and the access to the cafe is only small street. But my doubt was disappear along with the queuing of people wanting to buy pack of Margareth’s egg tart.

I heard that Margareth was wife of Lord Stow, man behind the famous Lord Stow’s egg tart. Margareth might learn how to make good egg tart from him and able to create the better one (it’s just my crazy hypothesis… lol)

The Margareth’s egg tart is costed 8 HKD/each. Me and my wife bought half dozen of its and done its for next 20 minutes. It was awesome taste egg tarts of Margareth’s Cafe.

Margareth Cafe - Egg tart (8 HKD)
Margareth Cafe – Egg tart (8 HKD)

Seng Cheong

For this ones, I must admit that the dishes are very delicious and very very pricy ones.

Seng Cheong restaurant is located in Taipa Village. It is a one of chinese and old restaurant around that area. I heard the famous dish is the salted egg King Prawn so I buy it. The funny story of visiting Seng Cheong is that the menu is only available in Chinese letters so we just point to some pictures of dish including the king prawn. From the menu, I assumed that the king prawn will be costed based on its’ weight because no number printed on the menu while the other dishes has number printed. So, I ordered the king prawn and one vegetable dish at that time. The salted egg king prawn was magnificent. It is very delicious one. But it has become ‘not too delicious’ once I know the price for the king prawn. It is costed 520 HKD for the salted egg king prawn while the vegetable is around 45 HKD. 🙂

Upon visiting the restaurant, I googled to find whether I have been scammed but I found out that the price for the king prawn dish is quite expensive and Seng Cheong has reputation as one of famous restaurant in Macau. The internet said that it was restaurant that visited by famous people or celebrity. (Maybe I will be one of it one day ;p )

King Prawn - Seng Cheong (520 HKD)
King Prawn – Seng Cheong (520 HKD)
Vegetables - Seng Cheong (45 HKD)
Vegetables – Seng Cheong (45 HKD)

 

Now, we are move to Hong Kong

 

Mak’s Noodle

It was first restaurant that I visited in Hong Kong. Found the place accidentally, but it is worth to be visited. Mak’s noodle is an old wonton noodles specialist restaurant since 1920. At present days, it has become chain restaurant spread over Hong Kong.

As special menu of Mak’s Noodle, the various wonton noodle menu are taste very recommended to be tried. The beef brisket noodle in soup is one of the delicious dish that you must try. The meat is soft and smooth while the soup is taste bit sweet but tasty. The other signature dish that I have tried is the signature wonton noodle in soup that more salty one but all dishes are delicious ones.

Mak’s Noodle - Beef Brisket Noodle in Soup (38 HKD)
Mak’s Noodle – Beef Brisket Noodle in Soup (38 HKD)
Mak’s Noodle - Wonton Noodle in Soup (35 HKD)
Mak’s Noodle – Wonton Noodle in Soup (35 HKD)

Tsui Wah

One of traditional dish of Hong Kong is the pineapple bun (although there is no pineapple jam inside or more over no pineapple taste from the bun).

I tried to taste the pineapple bun for first time was in Tsui Wah. It was nice one although I believe there are restaurants with authentic pineapple bun as their special menu. Tsui Wah serves many local food that worth to be tasted. The breakfast spicy pork cube with imstant noodle costed 39 HKD is one of it. It was very delicious one and recommended to be tried. The soup has unique and strong taste while the spicy pork cube is easy to be cutted.

Tsui Wah - Pineapple Bun with Iced Butter (28 HKD)
Tsui Wah – Pineapple Bun with Iced Butter (28 HKD)
Tsui Wah - Breakfast Crispy Bun and Tea (20 HKD)
Tsui Wah – Breakfast Crispy Bun and Tea (20 HKD)
Tsui Wah - Breakfast Spiced Pork Cube with Instant Noodle in Soup (39 HKD)
Tsui Wah – Breakfast Spiced Pork Cube with Instant Noodle in Soup (39 HKD)

N.O.T Specialty Coffee

Hong Kong is also known for its’ coffee shop. One of the famous coffee shop is NOT Specialty Coffee at Wan Chai. It is located at the front door of office building and usually in the morning will be full of locals visiting this place with friends or office colleagues. Although, NOT Specialty Coffee is small coffee shop but the taste of the coffee is huge. Serving the arabica coffee, the taste of the coffee is not too acidic.

NOT Specialty Coffee - Flat White (42 HKD)
NOT Specialty Coffee – Flat White (42 HKD)

Chiu Hing

Noodle has become a day to day dish in Hong Kong. Almost all restaurants have noodle dish to be served for their customer.

Chiu Hing restaurant is well-knowned for the fish ball with rice noodle. It is served in clean but tasty soup. Truly, it was delicious one while the fish balls is also magnificent.

The other dish that also very recommended to be tried is the beef brisket with rice costed 61 HKD. The taste of the beef brisket is fabulous. It was served with soup as companion.

Chiu Hing - Fish Ball with Rice Noodle (38 HKD)
Chiu Hing – Fish Ball with Rice Noodle (38 HKD)
Chiu Hing - Special Beef Brisket with Rice (61 HKD)
Chiu Hing – Special Beef Brisket with Rice (61 HKD)

Delicious Kitchen

Pork… is one of most served meat in China. Delicious Kitchen at Causeway Bay is one of restaurant that serve pork ribs in Hong Kong. It is located at shopping district in Causeway Bay area. According to one location finder apps, it has best rates among all but once we tried the pork ribs dish; it was too modern and just like ordinary pork ribs dish.

Not to special but okay for the pork ribs and eel dish. And seems a little bit expensive compare to the taste of the food.

Delicious Kitchen - Pork Ribs with Veggie Rice (45 HKD)
Delicious Kitchen – Pork Ribs with Veggie Rice (45 HKD)
Delicious Kitchen - Sliced Eel with Veggie Rice (65 HKD)
Delicious Kitchen – Sliced Eel with Veggie Rice (65 HKD)

Tai Hing

It was a most visited restaurant during our first visit to Hong Kong. Not only because the taste of the food that very delicious but also the price is reasonable.

The other thing is the portion of the food is quite big so after eat usually our stomach will be full and ready to go to explore Hong Kong.

Tai Hing is also a chain restaurant that spread over Hong Kong. So you can easily find one of the restaurant in Hong Kong.

For breakfast, the recommended dishes is the self made glutinous rice with chicken (37 HKD) and luncheon meat and scramble eggs instant noodle (37 HKD). Bith dishes are served with options of milk tea or coffee. Recommended one to be tried.

Tai Hing - Self made Glutinous rice with chicken (37 HKD)
Tai Hing – Self made Glutinous rice with chicken (37 HKD)
Tai Hing - Luncheon meat and scramble eggs instant noodle (37 HKD)
Tai Hing – Luncheon meat and scramble eggs instant noodle (37 HKD)

Mc Donald’s Kowloon Park

Seems to familiar but the strawberry ice cream is recommended to be bought if you visiting Kowloon Park. Located at the middle of the park, we can buy ice cream at the McD small stall for 5 HKD.

Somehow, it was fit for us when we spend time in Kowloon Park 🙂

McD Strawberry Ice Cream (5 HKD)
McD Strawberry Ice Cream (5 HKD)

Nam Kee

Nam Kee is one of the most established chain restaurant in Hong Kong. During my itenerary in Hong Kong, for couple times I have passed Nam Kee restaurant.

Therefore, I tried once in Causeway Bay near to our hotel. And it was quite nice for the spicy pork round rice noodle costed 38 HKD. There is self service order machine to be used and we will get the queuing number.

Namkee - Spicy Pork Round Rice Noodle (38 HKD)
Namkee – Spicy Pork Round Rice Noodle (38 HKD)

Pizza Express, HKIA

Sometimes to find place to eat when you are in HKIA is challenging, especially when it is peak hour at HKIA. Many restaurant will be full with people and the queue is long.

Pizza Express is one of restaurant that can be our best options if we do not want to wait too long or if we are starving.

The best dish to be tried for me is the baked dough balls served with garlic butter and basil pesto costed 48 HKD. Although, it is just a side dish but it is worth to be tried.

Pizza express - Baked Dough Balls Served with Garlic Butter and Basil Pesto (48 HKD)
Pizza express – Baked Dough Balls
Served with Garlic Butter and Basil Pesto (48 HKD)
Pizza Express - Pizza
Pizza Express – Pizza

Mengunjungi Sisi Lain Macau

Ruin of St. Paul Church
Ruin of St. Paul Church

Bagi kebanyakan orang mungkin sudah mengenal Macau sebagai Las Vegasnya Asia. Deretan kasino mewah dengan kehidupan malamnya mendominasi cerita kebanyakan orang yang mengunjungi Macau. Dan sudah biasa kita dengar bahwa jalanan Macau sangat sepi di pagi sampai jelang senja, sampai-sampai kita bisa duduk berfoto di beberapa ruas jalan di Macau. Tapi jangan heran ketika malam datang maka gemerlap dunia malam Macau dimulai. Beberapa wanita pekerja seks yang cantik berdiri di depan kasino-kasino dengan semarak cahaya lampu merayu pria hidung belang. Bar dan resto akan dipenuhi orang yang menghabiskan waktu bersama teman. Gelas berisi anggur atau minuman keras akan berdeting sebelum hilang diteguk orang-orang.

Namun, bagi saya suasana ini layaknya kota modern lain di dunia. Seakan tak ada yang spesial sampai ketika saya menonton program TV tentang sisi kota tua dari Macau *kalau tak salah di NatGeo . Di tayangan itu baru saya tahu bahwa Macau punya sisi yang otentik dimana detak kehidupan kota menjadi melambat. Orang-orang menghabiskan waktunya bersama keluarga dan teman di taman atau menyeduh kopi dan teh di cafe. Dan sisi Macau yang lain ini dipenuhi dengan bangunan bergaya Portugis dan makanan otentik masa lalu yang dapat dinikmati sampai sekarang.

Taipa Village

Tempat pertama yang saya kunjungi adalah Taipa Village atau juga dikenal dengan sebutan Vila de Taipa. Area ini sangat mudah ditemukan karena berada di seberang kasino Galaxy Macau.

Di Taipa Village ini, kita dapat menemukan aneka tempat makan yang menyajikan pilihan manakan dan minuman. Jajaran resto dan cafe dapat menjadi pilihan yang tepat bersama rekan seperjalanan ketika berkunjung ke tempat ini. Selain itu ada juga beberapa taman kecil yang nyaman untuk sekedar menghabiskan duduk sambil berbincang. Bagi mereka yang suka sejarah ada juga museum yang dapat dikunjungi.

Sedangkan bagi pecinta fotografi seperti saya, area ini dipenuhi spot foto menarik yang banyak sekali, mulai dari Carmel Park, Taipa Flea Market, Rua do Cunha dan Taipa Old Market.

Vila de Taipa Gate
Vila de Taipa Gate
Vila de Taipa - View
Vila de Taipa – View
Vila de Taipa - Pavilion
Vila de Taipa – Pavilion
Vila de Taipa - Museum
Vila de Taipa – Museum
Vila de Taipa - Park
Vila de Taipa – Park
Vila de Taipa - Old Market
Vila de Taipa – Old Market
Vila de Taipa - Rua de Cunha
Vila de Taipa – Rua de Cunha
Vila de Taipa - Rua de Cunha
Vila de Taipa – Rua de Cunha
Vila de Taipa - Starbucks
Vila de Taipa – Starbucks
Vila de Taipa - Mural
Vila de Taipa – Mural
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa

Coloane Village

Coloane Village yang terletak di sebelah selatan pulau Taipa ini menjadi saah satu tempat favorit untuk merasakan suasana kota tua Macau. Untuk menjangkau tempat ini kita hanya cukup menaiki bus nomor 25 dari seberang Galaxy Macau yang akan membawa kita ke perempatan Coloane. Untuk biaya transport dengan bus sendiri kira-kira 3 HKD/MOP.

Coloane Intersection - Aines Park
Coloane Intersection – Aines Park

Coloane sendiri dulunya adalah basecamp bajak laut sampai dengan 1910 ketika bangsa Portugis kala itu memenangkan perang melawan bajak laut *cuma kepikiran ada ga ya harta karun bajak laut yang masih tertimbun di bawah tanah Coloane 🙂

Coloane - Coast
Coloane – Coast

Sebuah monumen didirikan didekat Chapel of St. Francis Xavier untuk mengingat kemenangan atas bajak laut kala itu. Saat ini, area dimana monumen itu berdiri menjadi pusat tujuan wisata Coloane yang biasa dikenal dengan Eduardo Marques Garden dimana lantainya berupa con-block bewarna hitam, putih dan kuning dengan pola bergelombang layaknya gelombang laut.

Chapel of St. Francis Xavier
Chapel of St. Francis Xavier

Tak jauh dari bangunan kapel, berdiri bangunan tua Biblioteca building yang adalah perpustakaan umum bagi orang-orang di Macau. Bangunan dari Biblioteca bergaya Portugis dengan cat kuning cerah yang menjadikannya spot foto yang menarik.

Coloane - Biblioteca
Coloane – Biblioteca

Untuk para pecinta makanan, di daerah ini banyak tempat makan yang menarik. Salah satu dari tempat makan yang terkenal di Coloane adalah Lord Stow’s Cafe dimana egg tart yang otentik (dengan biaya 9 MOP/HKD) yang dihidangkan dengan aneka pilihan minuman. Saya kala itu memesan secangkir Baileys Coffee dingin yang sangat terasa banget Baileys-nya seharga 32 MOP/HKD.

Lord Stow's Cafe
Lord Stow’s Cafe
Lord Stow's Egg Tart
Lord Stow’s Egg Tart
Lord Stow's Egg Tart and Baileys Coffee
Lord Stow’s Egg Tart and Baileys Coffee

Senado Square dan Ruin of St. Paul Church

Salah satu tujuan wisata terkenal di Macau adalah Senado Square dan Ruin of St. Paul Church. Buat saya, hal yang paling menarik ketika berkunjung ke tempat ini adalah untuk mengeksplor jalanan-jalanan kecil disekitar kawasan ini yang sangat menarik. Banyak *atau bahkan terlalu banyak* aneka toko yang sayang dilewatkan ketika berjalan-jalan di kawasan ini. Sebut saja Rua de Paixao and Rua de Felicidade yang adalah dua jalanan yang terkenal untuk dikunjungi wisatawan.

Senado Square
Senado Square
Senado Square
Senado Square
Ruin of St. Paul Church
Ruin of St. Paul Church
Rua de Paixao
Rua de Paixao
Rua de Paixao
Rua de Paixao
Stores at street to Ruin of St. Paul Church
Stores at street to Ruin of St. Paul Church
Stores at street to Ruin of St. Paul Church
Stores at street to Ruin of St. Paul Church

Pastinya tujuan wisata utama disini adalah Ruin of St. Paul Church sebuah sisa reruntuhan gereja tua yang tinggal berdiri dinding banguan depannya saja. Di sekitaran tempat ini juga banyak kita temukan resto dan cafe menarik untuk dikunjungi. Salah satu cafe yang terkenal saat ini adalah Margareth’s Café yang menjual egg tart yang lezat *Menurut saya lebih enak daripada Lord Stow’s egg tart

Margareth's Cafe
Margareth’s Cafe
Margareth's Cafe - Inside
Margareth’s Cafe – Inside
Margareth's Cafe - Egg Tart
Margareth’s Cafe – Egg Tart

Bagi kolektor starbucks tumbler, kita bisa mengunjungi starbucks outlet di dekat jalanan menanjak Ruin of St. Paul Church untuk mendapatkan koleksi terbaru yang dirilis di Hong Kong.

Me at Ruin of St. Paul Church
Me at Ruin of St. Paul Church

Jangan lupa juga untuk masuk ke Museum of Sacred Art and Crypt yang terletak di sebelah Ruin of St. Paul dimana disimpan sisa tulang belulang dari 26 orang asing dan romo Katolik dari Jepang yang dibunuh dengan cara disalib di Nagasaki pada tahun 1597 dan juga disimpan beberapa relic agama Katolik yang sebelumnya disimpan di St. Francis Xavier di Coloane.

This slideshow requires JavaScript.

Tempat lain yang menarik dikunjungi ketika berada di Ruin of St. Paul Church adalah Macau Museum yang terletak di atas sebuah bukit sehingga kita dapat menyaksikan pemandangan 360 derajat pulau Macau termasuk kawasan apartemen lama kota ini

Old Residential of Macau
Old Residential of Macau

Visit The Other Side of Macau

Ruin of St. Paul Church
Ruin of St. Paul Church

Most people may know Macau for it’s charm as the Asia Las Vegas. Casinos and it’s night life has dominated the story of people visitting Macau. Some may say that we will find out the city will be very quite in the morning until afternoon (event you can take picture while you sit on middle of some roads in the city). When the night comes, the city is full of excitement from people trying their luck in casinos while night life of Macau kicks in. Beautiful escorts will stand in front of casinos seek for their customers. Bar and restaurant will be full with people hanging around with their friends. People will clink wine glasses and sipping the spirit drink.

Somehow for me, this ambience of modern Macau just seems like other big cities in the world. Nothing special until I watched one TV program about Macau (I think it was in NatGeo channel). It was showing the old side of Macau. I just realized that Macau still has different side which is more authentic and slow-mo version of people having good time in park, play around with their kids, tasting good coffee in cafes or enjoying history of Macau. So, let me introduce you with the old city of Macau where well preserved Portugese buildings are all over the place, good old receipt was served and ambience of old village still can be seen.

Taipa Village

The first area that I would like to introduce to you is the Taipa Village area. This area is easily found near to Galaxy Macau. You can just typing in your Maps application “Vila Da Taipa” , the Portugese name for Taipa Village.

In this area, we will find restaurants and cafes serving foods, coffee or juice. We also can enjoy and chill with family and friends at some small parks around the area. For some people who like history the Taipa and Coloane museum in the area might be interesting place to be visitted to know the history of this particular area and Macau.

For photographer, this area is full of interesting spots to be captured, please try to visit the Carmel Park, Taipa Flea Market, Rua de Cunha Food Street and also the Taipa Old Market.

When I visit the area during weekend, the area was full of family spending time with their kids playing around and tasting food at the open space at Taipa Village area.

Vila de Taipa Gate
Vila de Taipa Gate
Vila de Taipa - View
Vila de Taipa – View
Vila de Taipa - Pavilion
Vila de Taipa – Pavilion
Vila de Taipa - Museum
Vila de Taipa – Museum
Vila de Taipa - Park
Vila de Taipa – Park
Vila de Taipa - Old Market
Vila de Taipa – Old Market
Vila de Taipa - Rua de Cunha
Vila de Taipa – Rua de Cunha
Vila de Taipa - Rua de Cunha
Vila de Taipa – Rua de Cunha
Vila de Taipa - Starbucks
Vila de Taipa – Starbucks
Vila de Taipa - Mural
Vila de Taipa – Mural
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa
Vila de Taipa

Coloane Village

The second place that I would like to write is the Coloane Village. The village is located at the southern area of Taipa island. To go to the Coloane Village, all we need to do is to take bus no. 25 across the Galaxy Macau with cost around 3 MOP/HKD that will take us to Coloane Village intersection.

Coloane Intersection - Aines Park
Coloane Intersection – Aines Park

Coloane is used to be base by pirates until 1910 when Portugese win a war against the pirates. *I just wonder whether there is still buried treasure of pirates under Coloane 🙂

Coloane - Coast
Coloane – Coast

A monument near to Chapel of St. Francis Xavier was built to remember the victory over the pirates. Nowadays, that particular area has become center of tourist destination known as Eduardo Marques Garden which the floor are covered with black, white and yellow cobblestones in a wavy pattern.

Chapel of St. Francis Xavier
Chapel of St. Francis Xavier

Near to the Chapel, there is an old Biblioteca building which is a public library for people in Macau. Biblioteca building has Portugese architecture with bright yellow paintings that become beautiful spot for photography.

Coloane - Biblioteca
Coloane – Biblioteca

For foodies, there are many places for foodies to visit. One of the famous place to go is Lord Stow’s Cafe where authentic egg tart (costed 9 MOP/HKD) served with various beverage to choose. In my first visit, I ordered the Baileys Coffee with very strong Baileys flavor costed 32 MOP/HKD.

Lord Stow's Cafe
Lord Stow’s Cafe
Lord Stow's Egg Tart
Lord Stow’s Egg Tart
Lord Stow's Egg Tart and Baileys Coffee
Lord Stow’s Egg Tart and Baileys Coffee

Senado Square and Ruin of St. Paul Church

One of famous place to go in Macau is Senado Square along with the Ruin of St. Paul Church. For me the most interesting part in visitting the this area is to walk around the small streets in that location. So many (*too many) interesting stores to be visited. Rua de Paixao and Rua de Felicidade are two most streets that tourist visit.

Senado Square
Senado Square
Senado Square
Senado Square
Ruin of St. Paul Church
Ruin of St. Paul Church
Rua de Paixao
Rua de Paixao
Rua de Paixao
Rua de Paixao
Stores at street to Ruin of St. Paul Church
Stores at street to Ruin of St. Paul Church
Stores at street to Ruin of St. Paul Church
Stores at street to Ruin of St. Paul Church

For sure the main attraction to be visited is the Ruin of St. Paul Church. Near to Ruin, we may find many interesting restaurant and cafes to visit. One of the famous café is the Margareth’s Café that sell delicious egg tart *I think better than the Lord Stow’s one

Margareth's Cafe
Margareth’s Cafe
Margareth's Cafe - Inside
Margareth’s Cafe – Inside
Margareth's Cafe - Egg Tart
Margareth’s Cafe – Egg Tart

For starbucks tumbler collector, you can visit starbucks outlet near to the Ruin to see latest collection released in Hong Kong.

Me at Ruin of St. Paul Church
Me at Ruin of St. Paul Church

During your visit to Ruin of St. Paul Church, do not forget to visit the Museum of Sacred Art and Crypt next to the Ruin where laid the remaining bones of 26 foreigner and Japanese Catholic priest who were crucified in Nagasaki in 1597 and many relic that previously kept in Chapel of St. Francis Xavier in Coloane.

This slideshow requires JavaScript.

Another place near to the Ruin of St. Paul Church is the Macau Museum. It is located on top of small hill that from this particular place we can see 360 degree view of Macau island including old residential area.

Old Residential of Macau
Old Residential of Macau

Broadway Hotel, Macau

Me at Broadway Hotel
Me at Broadway Hotel

Saat tulisan ini diturunkan, saya masih berada di kota nan indah yaitu Macau. Macau sebelumnya adalah sebuah negara yang kini telah bergabung dengan negara Tiongkok. Dalam perkembangannya saya melihat geliat negara ini untuk terus bertahan dan survive terutama dari sektor pariwisata.

Dikenal dengan Las Vegasnya Asia, memang Macau hampir sudut negaranya dipenuhi dengan kehidupan malam atau kalau tidak gedunh casino. Mulai dari Lisboa Casino dengan bentuk uniknya yang terus bertahan bersaing dengan casino lain sampai dengan Galaxy Macau dimana sedang terus membangun area wilayahnya di pulau Taipa.

So, pada perjalanan kali ini saya menginap berdekatan dengan Galaxy Macau yaitu Broadway Hotel Macau. Letak dari Broadway Hotel Macau persis di seberanb pintu masuk samping kiri Galaxy Macau. Broadway Hotel sendiri sepertinya masih dalam satu grup yang sama dengan Galaxy Macau karena selain untuk wifi yang tersedia di Broadway Hotel masih memakai free wifi milik Galaxy Macau juga ada pula jembata connecting khusus antara Galaxy Macau dan Broadway Hotel.

Dari sisi harga untuk Broadway Hotel saat tulisan diturunkan masih berada di bawah Galaxy ataupun Venetian disisi harga. Sedangkan untuk fasilitas boleh dibilang cukup lengkap ada jajaran resto yang berjajar di bagian belakang hotel dan ada pula disediakan tempat fitness.

Harga yang murah pun saya sempat kepikir penyebabnya apa namun, mengingat Broadway Hotel letaknya agak dipinggir dan daerah depan dan sekitarnya sedang dibangun mungkin manajemen hotel menimbang untuk mendiskon sewa kamarnya.

1. Lokasi

Broadway Hotel sesuai yang saya informasikan sebelumnya bahwa terletak di pulau Taipa. Untuk menjangkau hotel ini pun sangat mudah karena tinggal menaiki bis gratis yang disediakan hotel Galaxy di tempat penjemputan kapal ferry begitu pula sebaliknya. Bus itu akan berhenti di Broadway Hotel setelah berhenti di Galaxi Macau.

Galaxy Macau from my windows
Galaxy Macau from my windows

2. Kamar

Untuk suasana kamar menurut saya cukup okay dan bersih. Satu hal yang membuat kejutan adalah pihak hotel memberikan 1 kali free minibar buat pengunjung hotel. Sedang untuk kamar mandi dan WC juga cukup luas dan menambah nilai lebih hotel ini.

Broadway Hotel - Kamar
Broadway Hotel – Kamar
Broadway Hotel - Kamar Mandi
Broadway Hotel – Kamar Mandi
Broadway Hotel - Free Minibar Sekali
Broadway Hotel – Free Minibar Sekali

3. Fasilitas

Sewa kamar seharga IDR 1.7mio rasanya cukup worthed untuk stay di hotel bintang 4 di Macau. Selain kamar yang nyaman maka ada pula failitas yang lengkap kecuali kolam renang yang ada di hotel ini atau sekitarnya. Casino dan fitness center yang berada di lantai dasar serta ada pula fasilitas untuk tempat makan yang beragam di bagian belakang hotel serta convinience store untuk kita beli kebutuhan sehari-hari selama di Broadway Hotel ini.

Broadway Hotel - Casino
Broadway Hotel – Casino
Broadway Hotel - Resto and Convinience Store
Broadway Hotel – Resto and Convinience Store

Hostel Pilihan di Singapura – Blanc Inn Hostel

Blanc Inn Hostel Singapore
Blanc Inn Hostel Singapore

Sering buat saya ketika mengunjungi Singapura maka saya akan mencari penginapan dengan harga yang terjangkau namun masih representatif secara fasilitas atau letaknya yang strategis. Kali ini saya akan membahas sebuah hostel hasil rekomendasi teman yaitu Blanc Inn Hostel.

Hostel yang terletak tidak jauh dari Lavender MRT Station ini boleh dibilang strategis karena selain berdekatan dengan stasiun MRT, di dekat Blanc Inn Hostel mudah ditemukan food court ataupun convinience store yang membuat pengunjung hotel cukup mudah mencari makanan ataupun jika ingin membeli cemilan yang dibuat di Singapura buat dimakan di hostel atau dibawa saat jalan-jalan ke tempat wisata. Bahkan di convinience store di dekat hostel ini, kadang saya mencari oleh-oleh makanan untuk dibawa ke Indonesia. Perlu diingat bahwa beberapa makanan ringan yang mungkin ada di Indonesia, rasanya bisa jadi berbeda dengan versi yang dijual di Singapura dimana kebanyakan lebih tasty dibanding versi Indonesianya.

Blanc Inn Hostel Singapore - Receptionist
Blanc Inn Hostel Singapore – Receptionist
Blanc Inn Hostel Singapore - Reception Area
Blanc Inn Hostel Singapore – Reception Area

Blanc Inn Hostel yang terletak di Tyrwhitt Road, untuk ukuran hostel menurut saya sudah cukup lengkap dari segi fasilitas. Tersedianya aneka pilihan kamar dan juga tersedianya family room membuat pengunjung Blanc Inn Hostel dengan mudah menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan. Sedangkan hal lain yang menurut saya menjadi nilai lebih adalah tersedianya banyak kamar mandi dan toilet sehingga pengunjung tidak perlu berebut untuk mandi atau untuk buang air.

Blanc Inn Hostel Singapore - Coridor
Blanc Inn Hostel Singapore – Coridor
Blanc Inn Hostel Singapore - Standard Room
Blanc Inn Hostel Singapore – Standard Room
Blanc Inn Hostel Singapore - Girl Next Door
Blanc Inn Hostel Singapore – Girl Next Door

Selain itu fasilitas area makan yang cukup dan juga area bersantai di lantai mezzanine juga membuat pengunjung yang mungkin ingin menikmati hari di hostel juga tidak bosan karena di seluruh bagian hostel dilengkapi wifi dengan internet yang cepat. Tak heran beberapa orang asing yang menyewa kamar di Blanc Inn Hostel dapat melakukan pekerjaan sehari-hari mereka.

Blanc Inn Hostel Singapore - Eating Area
Blanc Inn Hostel Singapore – Eating Area
Blanc Inn Hostel Singapore - Lounge
Blanc Inn Hostel Singapore – Lounge

Di seberang Blanc Inn Hostel, ada pula coffee shop yang terkenal di Singapura yaitu Chye Seng Huat. Untuk lebih lengkap mengenai ulasan terkait Chye Seng Huat silahkan lihat disini

Secara umum, Blanc Inn Hostel boleh menjadi salah satu pilihan menginap karena rata-rata biaya menginap di Blanc Inn Hostel sekitar IDR 850 – 900 ribu per kamar standard untuk dua orang. Saya merekomendasikan tempat ini khususnya bagi pembaca yang tidak banyak stay di hostel dan lebih menghabiskan waktu untuk mengeksplor Singapura. Hal ini karena kita tidak membutuhkan penginapan dengan harga yang cukup mahal dengan fasilitas yang lengkap misal kolam renang tapi kita membutuhkan tempat menginap yang cukup nyaman, dekat dengan fasilitas umum dan gampang mencari kebutuhan sehari-hari atau untuk makan.

 

Informasi Penting:

Blanc Inn Hostel
151 Tyrwhitt Rd, Singapore 207564