Category Archives: Bandung

Chinatown Bandung – Tempat makan instagramable di Bandung

Generasi sekarang mengenal apa yang namanya tempat makan yang instagramable yang kadang urusan rasa jadi nomor dua. Yang penting foto keren. So, kali ini saya berkesempatan nyobain salah satu tempat makan yang instagramable di Bandung, namanya adalah Chinatown Bandung. Letaknya berada berdekatan dengan kawasan Jalan Sudirman yang kadang orang menyebutnya dengan kawasan Chinatown di kota Bandung.

Chinatown Bandung sebenarnya lebih mirip foodcourt dengan aneka pilihan makanan yang dijual. Untuk masuk ke Chinatown Bandung maka kita dikenakan biaya masuk sebesar Rp. 20ribu. Agak kaget juga awalnya kenapa ada biaya tiket masuk yang diluar biaya beli makan. Namun, ternyata setelah masuk ke dalam area Chinatown baru cukup mengerti kalau biaya tersebut dipakai untuk biaya pengelolaan tempat ini. Chinatown Bandung memang rasanya diawali dengan maksud untuk merenovasi sebuah area dengan sebuah gedung lama dimana didalamnya juga dihias sedemikian hingga ambience pecinan dan dipenuhi dengan aneka pernak pernik barang dan juga karya mural yang menjadikan Chinatown Bandung menjadi tempat makan yang instagramable.

sebagai catatan ketika kita membeli makanan di dalam Chinatown Bandung maka kita harus membayar dengan kartu debit dari salah satu bank swasta terbesar di Indonesia, BCA debit atau Flazz (saat tulisan ini dibuat). Bagi pengunjung yang tidak mempunyai atau tidak membawa kartu maka jangan khawatir karena di dalam Chinatown Bandung kita dapat membeli kartu Flazz dengan desain Chinatown Bandung.

Pastinya Chinatown Bandung telah menjadi trend baru bagi orang-orang khususnya anak muda buat dikunjungi. Bukan hanya untuk menyatap aneka makanan tapi juga berfoto-foto untuk diupload ke Instagram.

Intercontinental Dago Pakar, Bandung

Hotel Intercontinental Dago Pakar
Hotel Intercontinental Dago Pakar

Tak terasa 6 tahun perjalanan pernikahan saya. Dan kali ini saya dan istri akhirnya berhasil mewujudkan yang namanya stay di hotel yang agak lux. Setelah sekian lama kebanyakan tertunda di saat-saat jelang booking hotel maka kali ini kami memutuskan untuk menghabiskan weekend anniversary kami di Hotel Intercontinental Dago Pakar, Bandung.

Sebagai catatan keadaan kaki saya masih di gips, so masih menjadi bos donk pastinya karena istri yang menyetir mobil Mobilio kesayangan dari Jakarta sampai Bandung p.p. #thankyoudear . Keadaan yang bisa jadi mendukung untuk akhirnya kami berdua kebanyakan menghabiskan waktu di hotel baik itu hibernasi di kamar atau menikmati fasilitas hotel seperti berenang.

Perjalanan menuju ke Hotel Intercontinental waktu itu boleh dibilang cukup bersahabat. Kami membutuhkan waktu sekitar 2.5 jam itupun sudah mampir buat isi bahan bakar. Setelah melewati macet sedikit di pintu keluar tol Pasteur, kami berbelok ke Jalan Ir. Juanda untuk terus naik menuju kawasan Dago Pakar.

Kolam Renang Hotel Intercontinental Dago Pakar
Kolam Renang Hotel Intercontinental Dago Pakar

Hotel Intercontinental Dago sendiri terletak di dalam komplek Resor Dago Pakar. Kita harus lapor ke keamanan setempat jika kita menginap di Hotel Intercontinental Dago. Cukup jauh jarak dari pintu masuk utama Resor Dago Pakar akhirnya kami sampai di Hotel Intercontinental Dago yanh berdiri di sebuah lereng dengan pemandangan yang luar biasa karena dari Hotel Intercontinental Dago kita dapat melihat kota Bandung dari ketinggian ditambah hamparan lapangan golf yang asri.


Para pengunjung yang menginap di hotel ini dapat menikmati pemandangan kota Bandung dari area umum seperti restoran yang dipakai untuk sarapan atau infinity pool yang menyediakan kolam renang untuk dewasa dan juga kolam renang untuk anak-anak.

Beruntung buat kami untuk mendapatkan kamar yang menghadap lapangan golf dan dapat melihat kota Bandung yang sangat indah ketika malam datang dan lampu-lampu bangunan dikejauhan mulai menyala. Pastinya hal yang tidak boleh dilewatkan untuk memotret pemandangan saat matahari terbit, senja dan malam hari. Namun, karena kali ini saya mengalami cidera kaki maka saya mengabadikan pemandangan dari balik jendela kamar yang agaknya kurang sering dibersihkan sehingga ada noda kotoran atau sisa cat yang menempel di kaca.


Hal yang cukup menjadi nilai tambah saat kita menginap di Hotel Intercontinental Dago Pakar adalah letak hotel yang berdekatan dengan beberapa kafe terkenal di Bandung, sehingga kita tidak akan kesulitan mencari makan atau sekedar menikmati malam sambil meneruput kopi sambil berbincang dengan keluarga atau teman. Cafe atau resto seperti Congo Cafe and Resto, Stone Cafe ataupun Dago Valley Resto terletak tidak jauh dari Hotel Intercontinental Dago ini.

Untuk menginap di kamar standard, kami dikenai biaya Rp. 1,6 juta/hari waktu itu tapi worth for money karena kami mendapat kamar yang menghadap ke kota Bandung. Mungkin sebagai catatan untuk pengembang hotel, rasanya untuk kebersihan hotel sebaiknya terus dijaga dan ditingkatkan jika tidak maka hotel ini akan kehilangan pesonanya meski saat kami menginap untuk kebersihannya masih dapat dibilang cukup baik.

Kamar - Hotel Intercontinental Dago Pakar
Kamar – Hotel Intercontinental Dago Pakar

O ya, selain itu karena Hotel Intercontinental Dago ini mempunyai beberapa ruang meeting dan juga wedding hall maka cukup ramai jika di weekend. Akibat dari itu maka kita terkadang akan kesulitan mencari parkir yang dekat dengan pintu utama hotel. So, kami pun akhirnya memutuskan untuk tidak balik ke hotel terlalu malam saat itu.

Secara overall, Hotel Intercontinental Dago cukup rekomen untuk pengunjng yang ingin menikmati suasana dan pemandangan yang luar biasa.

Informasi Penting:
Intercontinental Dago Pakar
Jl. Resor Dago Pakar Raya 2B, Resor Dago Pakar, Mekarsaluyu, Cimenyan, Bandung, Jawa Barat 40198

Telp:  +62 22 8780 6688

OneEighty Coffee and Music

OneEighty - Kolam
OneEighty – Kolam

Salah satu nama yang akan muncul di mesin pencarian ketika kita ingin mencari kafe unik dengan makanan yang rekomen untuk diicip adalah OneEighty Coffee and Music. Agak unik di awal membaca nama restonya dan ternyata lebih unik lagi ketika kita sampai di tempatnya.

OneEighty Coffee and Music yang terletak di Jl. Ganeca No.3, Lb. Siliwangi, Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132 mengusung konsep yang boleh dibilang unik yaitu sensasi ngafe diatas kolam. Tentunya kolam yang dimaksud bukanlah kolam renang seperti kebanyakan. Tinggi kolam tersebut mungkin hanya 20cm namun konsep ini yang sepertinya cukup berhasil membuat OneEighty Coffee and Music cukup berbeda. Selain itu di waktu malam terdapat live music di lantai 2 resto ini.

Untuk makanan, berbekal informasi dari internet maka saya mencicip menu Egg Florentine (IDR 55ribu) yang berisikan potongan croissant dengan isian telor rebus setengah matang, jamur kuping dan selada. Ditambahkan dengan kentang goreng. Satu hal yang saya perhatikan membuat makanan disini terasa sedap adalah rasa dari kentang gorengnya. Mungkin terbilang aneh bagaimana kentang gorengnya bisa terasa enak sekali tapi memang enak banget kok.

OneEighty - Egg Florentine
OneEighty – Egg Florentine

Menu makanan lain yang saya coba juga adalah 180 Beef Platter yang menurut saya secara sederhana mirip seperti beef hot plate dengan potongan brokoli, jamur dan bawang dipadu dengan bumbu yang lezat. Dan juga ada juga tambahan satu mangkuk kentang goreng. Meski tidak se-rekomen menu Egg Florentine tapi menu 180 Beef Platter boleh jadi pilihan buat pengunjung.

OneEighty - Platter
OneEighty – Platter

Sedangkan untuk minuman saya mencoba beberapa jenis olahan kopi yaitu Piccolo Latte (IDR 24 ribu), Manual Brew Vietnam Drip (IDR 28 ribu) dan Ice Cappucino (IDR 26 ribu) yang secara keseluruhan rasa kopi Arabica yang cukup asam terasa banget. Dan berhubung saya memang suka Piccolo Latte, untuk olahan Piccolo Latte disini memurut saya agak keenceran.

OneEighty - Piccolo
OneEighty – Piccolo
OneEighty - Cappucino
OneEighty – Cappucino
OneEighty - Barista
OneEighty – Barista

OneEighty Coffee and Music memang salah satu tempat menikmati kopi yang cukup dikenal di Bandung saat ini. Namun, perkembangan resto di Bandung yang cukup pesat rasanya membutuhkan pemikiran dan inovasi yang terus menerus dari para pelaku resto untuk merebut atensi customer-nya.

OneEighty Coffee and Music
OneEighty Coffee and Music

Vermont Restaurant Bandung

Vermont Outdoor
Vermont Outdoor
Tempat makan saat ini bukan hanya bicara tentang makanan yang enak dan lezat tapi juga bicara tentang nuansa atau ambience ketika kita makan. Tapi jika bicara tempat makan dengan campuran pas antara rasa makanan dan nuansa makan salah satunya adalah Vermont Restaurant yang ada di daerah Setiabudi Bandung. Pastinya dijamin, kalian ga akan nyesel buat nyobain makan disini.

Continue reading Vermont Restaurant Bandung

Kopi Enak – Armor Coffee Bandung

Armor Coffee - Hutan Pinus
Armor Coffee – Hutan Pinus
Nyruput Kopi buat masyarakat Indonesia modern sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari atau ketika dolan ke suatu tempat. Nyruput Kopi di kota Bandung salah satunya ya di Armor Coffee yang letaknya di daerah Hunan Pinus Juanda. Unik memang karena awalnya saya kira tempatnya bakal yang kaya coffee shop lainnya, namun ternyata tempatnya unik. Dengan interior kayo plus beberapa bahan dari logam yang kayanya bekas pakai tidak mengurangi nikmatnya ngopi di Armor Coffee.

Continue reading Kopi Enak – Armor Coffee Bandung

[Hotel Review] Ivory By Ayola, Bandung

Ivory - Lobby
Ivory – Lobby

Salah satu industri yang terkenal di kota Bandung adalah industri factory outlet yang berpusat di Jalan Riau, Bandung. Kali ini saya berkesempatan untuk mereview salah satu hotel yang terletak tak jauh dari pusat factory outlet di Jalan Riau, yaitu Ivory By Ayola Hotel

Hotel yang terletak di Jalan Bahureksa ini mengaku berbintang 3 tapi rasanya buat saya hotel ini lebih dari bintang 3 karena fasilitas yang menurut saya cukup lengkap untuk menunjang kebutuhan leisure selama di kota Bandung.

Continue reading [Hotel Review] Ivory By Ayola, Bandung

Wisata Kuliner di Bandung

Kingsley - Batagor
Kingsley – Batagor

Dolan ke Bandung pastinya ga bisa lepas dari yang namanya kuliner. Dari mulai cemilan sampai dengan makan besar ada banyak yang jadi rekomendasi untuk segera disantap ketika menginjakkan kaki di kota ini. Nah, kali ini jadi rekor tersendiri karena dalam satu hari saya menyempatkan makan sebanyak… 8x *ya benar delapan kali… hehehe. Kebanyakan memang tapi ga nyesel pastinya. Mulai dari cemilan macam roti jadul dari jaman penjajahan Belanda lalu berlanjut ke makanan khas seperti batagor dan akhirnya makan ala-ala cafe yang pastinya tidak hanya menikmati makanan tapi juga pemandangan. Dan kali ini ditutup makan di tengah malam yaitu makan perkedel. Let’s go…

Continue reading Wisata Kuliner di Bandung

GH Universal Hotel – Peristirahatan ala Eropa di Kota Bandung

Inside The Hotel
Inside The Hotel

Mencari hotel di kota Bandung dengan suasana berbeda maka pilihan mungkin dapat kita jatuhkan ke hotel yang satu ini. GH Universal Hotel, sebuah hotel dengan gaya Eropa klasik ini terletak di bagian utara kota Bandung atau tepatnya di Jalan Setiabudi.
Continue reading GH Universal Hotel – Peristirahatan ala Eropa di Kota Bandung