Discovery Kartika Plaza - Gate
Bali Gate

Sebagian besar dari kalian pasti udah tau yang namanya Bali. Kadang malah buat turis luar negeri, mereka mengenal Indonesia cuma Bali aja. *meski Indonesia punya lebih dari 1,000 pulau*. Tapi ga ada yang meragukan keindahan Bali, dari kebudayaannya, pantai-pantai yang indah dan keramahan orang-orang Bali. Rasanya Bali ga cuman milik orang Indonesia tapi udah milik masyarakat dunis. Semua orang cinta ama Bali dan langsung kangen ama Bali setelah mereka pulang ke rumah atau negara mereka masing-masing.

Pertama-tama rasanya gw harus say thank you buat temen-temen blogger yang menjadi sumber informasi khususnya dua orang blogger yang lumayan nge-hits di dunia blogger Indonesia *halah apa coba* :

1. Debbie (www.debbzie.com)

2. Rachma (www.gadisrakus.wordpress.com)

(*tuh saya promosi-in web kalian loh….hahahaha… o ya satu lagi temen saya Mita buat konfirmasi tempat makan yang akhirnya saya ga bisa kesana :p )

Minggu lalu, keluarga saya berkesempatan pergi ke Bali. Kami ber 9 ke Bali *bayangin aja ramenya.. hehe..* selama 4 hari 3 malam. Pergi ke Bali kalau menggunakan pesawat dari Jawa (Jakarta atau Jogja) dan langit pagi sedang bersih maka kita bisa melihat keindahan Bromo dari udara. Dan ketika mendarat di Bali, kita akan merasa seakan-akan akan mendarat darurat di laut karena letak bandara di Bali yang dekat dengan laut.

Saat itu kami mendarat di bangunan lama dari bandara Bali. Airport Bali nurut gw sibuk banget dan rasanya bangunan yang baru perlu segera diselesaikan agar dapat menampung trafik penerbangan di Bali.

Segera setelah sampai di airport, kami menunggu bagasi kami lalu setelah mengambil bagasi kami mencari supir yang akan mengantar kami ke tujuan wisata selama kami di Bali. Saran saya untuk kalian yang belum familiar dengan jalan di Bali sebaiknya kalian sewa mobil berikut sopir karena beberapa spot jalan di Bali macet. *yang pertama kalian akan hemat waktu karena biasanya supir kita akan blusukan ke gang-gang kalau pas jalan utamanya macet dan yang kedua… udah ga usah gaya nyopir sendiri nanti malah jatuhnya wisata jalanan Bali karena terjebak kemacetan…haha*

Hari Pertama – Bali Bird Park dan Bali Zoo

Setelah kami nitip bawaan kami ke hotel Harris Sunset Road *karena belum bisa check in*, kami langsung berangkat ke Bali Bird Park di daerah Batubulan. Karena wisata kami kali ini adalah wisata keluarga maka kami memang mencari tempat wisata yang cocok buat segala umur dari anak-anak sampai orang tua. Dan Bali Bird Park adalah pilihan yang cocok karena selain kita bisa melihat berbagai koleksi burung dari yang pemakan biji-bijian sampai burung pemakan daging, kita juga melihat animal show yang digelar di tempat terbuka dan alami *karena di dekat sawah-sawah penduduk*. Bali Bird Park sendiri menurut saya sudah lumayan terkonsep dan digarap dengan baik. Untuk masuk ke Bali Bird Park sendiri kita harus membayar sekitar Rp 70 ribu untuk orang Indonesia *kalau turis asing akan lebih mahal*. O ya, jangan lupa kalau kalian ke Bali Bird Park, datangi juga Taman Reptil yang ada di seberang Bali Bird Park. Berbagai jenis reptil ada disana, dari mulai yang berukuran kecil sampai buaya yang ukurannya super gede *pakai bold dan garis bawah…hehe*

Selanjutnya karena hari udah siang maka kami saatnya kami mencari makan siang. Awalnya sih pengennya makan babi guling khas Bali di Warung Makan Babi Guling Handayani. Tapi kami kehabisan karena terlalu siang. Akhirnya kami makan di Special Sambel yang ada di Batubulan. Rasanya lumayan enak dan harga tidak terlalu mahal. Dan untuk mengobati penasaran gw, akhirnya saya beli babi guling Wika di dekatnya. Rasa babi gulingnya lumayan juga.

Setelah kenyang makan, maka kami melanjutkan perjalanan ke Bali Zoo yang berdekatan dengan Bali Bird Park. Disini juga kita bisa melihat bahwa Bali Zoo juga telah digarap dengan cukup baik dan mempunyai konsep yang baik. Anda bisa mencoba makan di resto yang bersebelahan dengan kandang singa *hanya dibatasi kaca so keliatan singanya*. Di dalam Bali Zoo sendiri juga ada berbagai koleksi binatang dan juga ada pertunjukan Animal Show yang menarik. Dan buat pengunjung juga ada yang namanya kandang untuk memberi makan rusa-rusa dewasa *bener-bener udah berukuran besar* dan kelinci dimana kalian harus membeli makanannya *yang ga kuat adalah baunya. Karena rusa dan kelincinya kan kalau pipis dan buang hajat ya disitu…. ya iyalah masa ke toilet :p *

Setelah puas dengan menikmati Bali Zoo, hari udah sore dan kami memutuskan untuk pergi menuju Kuta untuk mengunjungi Pantai Kuta yang berada dekat dengan Discovery Mall. Disana kami menikmati yang namanya sunset sempurna sampai matahari menghilang dari pandangan mata. Setelah menikmati sunset di Kuta maka kami lanjut ke Seminyak untuk mencari makan yaitu Naughty Nuri’s Resto, yang menyajikan iga babi *perasaan dari tadi kok gw obsessed banget ya ama babi buat dimakan…haha*. Meskipun harganya cukup mahal tapi rasanya enak dan worth it kok. Dan resto ini punya interior yang lumayan unik. *sayang gw ga sempet foto, but kalian saya sarankan harus ke resto ini*

Setelah kenyang makan malam, maka kami lanjut buat cari oleh-oleh *apa-apaan nih hari pertama udah cari oleh-oleh…hehe* di Krisna Sunset Road *kabarnya ini Krisna terbesar*. O ya, Krisna sendiri adalah toko oleh-oleh khas Bali yang menjual barang lengkap dari mulai makanan, kerajinan tangan bali sampai kaos dan kemeja atau pun baju wanita.

Puas berbelanja di Krisna, kami pun udah cukup tepar. So, kami memutuskan untuk balik ke hotel dan beristirahat.

Hari Kedua – Tirta Empul, Tanah Lot dan Kuliner

Pagi hari di hari kedua ini dimulai dengan kami berenang di hotel. Setelah segar berenang, kami bersiap menuju ke Tirta Empul. Namun, sebelumnya kami makan di Warung Nasi Campur Wardani. Harganya agak mahal tapi enak dan khas Bali. Kenyang makan nasi campur maka kami beranjak untuk pesan pie susu di toko Pie Susu Asli Enak yang sudah menjadi oleh-oleh khas Bali dengan rasa yang bener-bener enak. Harganya untuk tiap pie susunya adalah Rp 2,500 (harga cukup murah menurut saya) *for your information, mereka mempunyai fasilitas untuk jasa antar ke seluruh Bali dengan biaya Rp 25ribu. Bahkan bisa antar ke airport.*

tanah-lot
tanah-lot
tirtha-empul-temple
tirtha-empul-temple

Menuju ke Tirta Empul, perjalanan kami tempuh sekitar 1 jam. Sesampainya di Tirta Empul, kami segera mengeksplor setiap sudut Tirta Empul dan yang pastinya ga ketinggalan adalah foto-fotonya… hehe. Menurut saya, banyak hal menarik yang kita bisa lihat di kawasan ini. Dari mulai pemandian kuno, patung-patung dan beberapa pura yang ada serta istana Tampak Siring yang kita bisa lihat dari bawah.

Setelah mengeksplor Tirta Empul, kami pun beranjak untuk makan siang di Denpasar tepatnya di resto ayam taliwang yang paling terkenal di Denpasar. Kabarnya resto ini adalah salah satu resto favorit dari presiden RI yang saat ini Bapak Susilo Bambang Yudhoyono kalau pas ke Bali.

Lanjut, kami menuju ke Tanah Lot, sebuah tempat wisata yang terkenal di Bali. Daya tarik Tanah Lot sendiri adalah beberapa pura yang ada di kawasan tersebut dan pertunjukan tari kecak api yang diadakan sekitar pukul 7 malam. Pura Tanah Lot sendiri terletak di sebuah karang yang jika air laut pasang maka orang tidak bisa menuju ke pura tersebut sampai air laut surut.

Malam harinya setelah puas berfoto-foto di Tanah Lot, kami menuju Beachwalk Mall untuk makan malam bersama. Beachwalk Mall mempunyai konsep go green yang unik. Namun di tempat ini kami hanya sekedar makan malam lalu pulang ke hotel karena sudah kecapan.

Hari ketiga – Dreamland Beach, Pandawa Beach, Garuda Wisnu Kencana, Uluwatu

Di hari ketiga, kami sekeluarga mengeksplor daerah selatan Bali. Daerah selatan merupakan daerah pantai-pantai eksotis Bali mulai dari kami mengunjungi Dreamland, Pandawa dan berakhir di Uluwatu untuk menonton kecak di pinggir karang yang langsung menghadap ke laut lepas.

Pertama di pagi hari kami pergi ke pantai Dreamland. Pantai ini sangat jernih dan mempunyai ombak yang cukup besar. Berhati-hatilah apalagi jika pergi bersama anak-anak kalau berkunjung ke pantai ini karena arusnya kuat. O ya sebaiknya kalau pergi ke pantai ini sekitar jam 10-11 karena tempat untuk membilas badan setelah Anda bermain di pantai baru buka sekitar jam 12 siang.

gwk
gwk
uluwatu
uluwatu

Pantai kedua yang kami kunjungi adalah pantai Pandawa yang lokasinya tidak jauh dari pantai Dreamland. Pantai Pandawa mempunyai gradasi warna dari biru tua sampai biru tosca yang sangat eksotis. Namun, karena kami sudah cukup lama bermain di pantai Dreamland maka kami memutuskan untuk sekedar berfoto saja di kawasan pantai Pandawa ini.

Jelang siang hari kami mengunjungi kawasan Garuda Wisnu Kencana dan bersantap siang di dalam kawasan tersebut. Tiket Garuda Wisnu Kencana sekitar Rp 95 ribu (termasuk makan all you can eat) atau Rp 45ribu (jika hanya tiket masuk saja). Di dalam kawasan ini kita dapat melihat potongan patung berukuran sangat besar dan juga bermain segway dengan biaya per orang Ro 50 ribu serta jika Anda suka memanjat tebing disini Anda juga bisa memanjat tebing kapur yang ada di kawasan ini.

Ketika hari sudah menjelang senja kami memutuskan untuk segera menuju kawasan wisata Pura Uluwatu untuk menikmati sunset *dan tidak berhasil karena mendung kala itu* dan menonton tari kecak, salah satu tarian tradisional khas Bali dari ketinggian karang Uluwatu yang langsung menghadap lautan luas. Tiket untuk tari kecak yang disajikan oleh penduduk sekitar kawasan tersebut adalah Rp 70 ribu tapi percayalah ini worth it. Pesan saya kalau Anda berkunjung ke Uluwatu adalah jagalah barang bawaan Anda karena kawasan ini dihuni monyet-monyet yang konon katanya nakal suka mengambil barang pengunjung kawasan ini.

Hari keempat – Eksplorasi Pasangan Yang Ternyata Bikin Gempor

Di hari ke empat, keluarga gw udah kembali ke Jogja dengan flight subuh. Tinggal saya dan istri yang masih punya 1 hari lagi untuk mengeksplorasi Bali.

Pagi hari ini kami berdua menuju ke pantai Green Bowl setelah sebelumnya sarapan di ayam betutu dekat dengan airport Bali. Ayam betutunya lezat dan harga ga terlalu mahal. Sampai di kawasan Green Bowl yang dulunya dikenal dengan Bali Cliff, kami menuruni anak tangga yang curam dan panjang *sampai gempor…haha*. Pantainya sendiri boleh dibilang ga terlalu bersih karena kayanya orang yang berkunjung disini ga menjaga lingkungan pantainya biar jadi bersih. Sedangkan karena pantai ini ga terlalu komersil maka belum ada pengelolaan yang cukup baik atas pantai Greenbowl. Pagi itu di pantai Green Bowl hanya ada saya dan istri serta sopir saya. Benar-benar sepi pi banget. Baru ketika kami akan meninggalkan pantai ada beberapa orang yang baru datang.

Sempat saya beristirahat sejenak di mobil karena nafas yang udah ga karuan dan berkunang-kunang *kayanya karena lagi ngga fit ini badan*. Selanjutnya kami mengunjungi pantai Padang Padang yang belum lama ini dipakai shooting film Eat, Pray and Love nya Julia Roberts. Pantainya full 99% adalah bule. So udah kaya di luar negeri aja deh gw. Plus ada bule cewe yang kadang topless *dan sempet saya foto donk…eh*. Tapi pantainya kalau saya bilang sih bagus.

Jelang siang kami akhirnya memutuskan untuk pergi ke arah Legian untuk makan siang di Warung Made yang terkenal. Setelah makan maka kami menuju ke Joger Bali yang udah dikenal lama sejak saya masih SD. Kali ini Joger Balinya ga terlalu rame so lebih byaman untuk berbelanja. Setelah membeli beberapa kaos dan benda lainnya, kami menuju ke airport untuk malam harinya kembali ke Jakarta.

So far, perjalanan kali ini kalau boleh saya bilang masih kurang. Wisata ke Bali rasanya butuh waktu seminggu untuk eksplor mayoritas wisata yang ada di Bali. *belum ke tempat wisata yang jarang dikunjungi ya… * But kali ini puas lah boleh dibilang wisata ama keluarga, ketawa ketiwi dan jalan bareng. Liat ponakan tepar dan ngambek karena kecapean atau ngantuk. Yang terpenting adalah wisata bareng ama orang-orang yang sayang ama kita punya nilai yang lebih berharga daripada wisata mewah tapi ga bareng-bareng.

Itinerary Bali – Eksotisme Indonesia
Tagged on:                                                     

2 thoughts on “Itinerary Bali – Eksotisme Indonesia

  • September 28, 2013 at 3:25 pm
    Permalink

    Whoa makasih lhoooo udah dimention dan dipromosiin blogku, hihihi.
    Kalo masih ada tempat2 yang belum sempat dikunjungi, berarti kurang lama tuh liburannya :p

    Reply
    • September 28, 2013 at 9:40 pm
      Permalink

      Ya betuull kayanya emang kurang waktunya :p… Next time kayanya harus ke Bali lagi untuk nyoba ke tempat2 lain. Thanks ya Deb.. 🙂

      Reply

Leave Your Commentary

Translate »