Hermes-Statue
Hermes-Statue

Sama seperti judul diatas bahwa memang bagaimana pun Museum Fatahillah menjadi salah satu museum yang lumayan terawat dan punya sisi keindahan tersendiri buat saya. *yah meskipun tempat ini punya sejarah kelam* O ya, btw, ada yang belum tahu yang namanya Museum Fatahillah kah?… Museum ini sejatinya terletak di kawasan Kota Tua Jakarta yang memang dikelilingi oleh beberapa bangunan tua yang dijadikan museum.

Museum Fatahillah sendiri dulunya pernah menjadi stadhuis atau dalam bahasa kita biasa dikenal sebagai balai kota. Selain itu Museum Fatahillah juga pernah dijadikan penjara bagi ‘diduga’ penjahat di zaman penjajahan Belanda. Salah satu yang dipenjara disana adalah Cut Nyak Dien. Okay let me stop the history for a while.

Masuk ke Museum Fatahillah boleh dibilang sangat murah sekali *hanya Rp 5,000 saja per orang. Tapi secara koleksi museum ini bolehlah di adu dengan museum di negara lain. Disamping koleksinya banyak, beberapa koleksi masih memperlihatkan nilai estetika yang begitu tinggi. Konon salah satu koleksi yang paling berharga adalah pembatas ruangan yang dihiasi dengan ukiran dewi Athena. Menurut salah satu petugas museum, koleksi ini pernah diasuransikan dengan nilai Rp 1 milyar ketika dibawa untuk ke sebuah pameran barang antik.

Koleksi lain yang menurut saya sangat indah adalah patung Hermes yang berdiri kokoh di halaman belakang museum yang dulunya dijadikan tempat pembantaian etnis Cina di zaman Belanda. Jika kita melihat detail dari patung ini maka kita akan melihat betapa pembuat patung ini mempunyai keahlian yang tinggi dalam membuat patung Hermes ini. Selain itu kita juga dapat melihat sebuah meriam yang sudah dikenal di masyarakat yaitu Meriam Si Jagur.

Untuk mencapai Museum Fatahillah sendiri cukup mudah. Anda bisa menjangkaunya dengan menaiki Trans Jakarta dengan berhenti di halte Stasiun Kota lalu berjalan sendikit sampai ke Lapangan Fatahillah. Anda akan melihat bangunan yang menonjol diantara bangunan yang lain karena ukuran yang besar dan bentuk arsitektur yang unik. Saran saya untuk datang ke Museum Fatahillah sebaiknya di pagi hari sebelum tempat ini biasa akan menjadi ramai dikunjungi rombongan anak-anak sekolah.

Dan jika Anda lapar anda dengan mudah mencari makanan disekitar tempat ini. Jika Anda ingin fine dinning maka Anda bisa mencoba datang ke Cafe Batavia. Sedangkan untuk menikmati makanan standard Anda bisa mencoba Rumah Makan Mega yang letaknya di gang samping Cafe Batavia.

Pergi ke Museum Fatahillah sangatlah menyenangkan selain kita belajar sejarah tapi kita juga bisa melihat keindahan koleksi museum serta yang pasti poto-poto *halah… šŸ˜€

Museum Fatahillah (The Beauty of Jakarta Historical Museum)
Tagged on:                             

Leave Your Commentary

Translate »