Gion
Gion

Pergi pertama kali ke negara baru tentunya bikin kita bersemangat sekaligus bisa jadi ada juga rasa “deg-degan” terlebih jika belum ada teman seperjalanan yang pernah ke negara tersebut. Tentu kita akan mencari sebanyak mungkin informasi dari internet atau bertanya kepada kenalan-kenalan kita yang pernah ke negara tersebut. Namun, pada akhirnya tetap aja rasa khawatir itu pasti ada. Jepang, sebuah negara maju yang belum lama ini saya kunjungi bersama istri dan teman-teman. Banyak hal yang dapat dipelajari di kunjungan pertama kali saya ke Jepang. Berikut beberapa persiapan yang sebaiknya kita persiapkan jika kita pergi ke Jepang.

Kali ini saya tidak akan membahas mengenai persiapan seperti visa dan paspor karena hal itu sebuah standard kebutuhan untuk warga Indonesia di tahun 2016 ini untuk pergi ke Jepang. Saya akan membahas persiapan-persiapan lain yang pastinya sangat penting untuk menunjang perjalanan wisata selama di Jepang. Yang pertama adalah Japan Rail Pass atau biasa dikenal dengan sebutan JR Pass. Apakah itu JR Pass?

Japan Rail Pass

JR Pass
JR Pass

JR Pass secara awam adalah tiket terusan untuk wisatawan asing untuk naik kereta secara gratis kemana aja khusus hanya untuk jaringan kereta Japan Railways. Di Jepang sendiri ada beberapa provider kereta selain Japan Railways dimana mewajibkan kita untuk membayar lagi secara terpisah (seperti: Marunouchi Line, Ginza Line). JR Pass sendiri dijual dengan beberapa paket pilihan sesuai lama berlakunya JR Pass itu sendiri, ada paket paling murah untuk 7 hari sekitar IDR 3.5juta/orang sampai dengan 21 hari. Untuk info lengkap mengenai JR Pass bisa dilihat di website JR Pass (https://www.japan-rail-pass.com).

Beberapa orang mungkin mempertanyakan apakah wajib untuk wisatawan asing membelinya, apakah memang kita perlu JR Pass dan dimana untuk membeli JR Pass.

Pertama-tama, JR Pass tidaklah wajib untuk dibeli untuk wisatawan asing yang mengunjungi Jepang. Namun, JR Pass sangat direkomendasikan jika kita mengunjungi Jepang dan bepergian ke beberapa kota yang ada di Jepang yang mungkin jaraknya cukup jauh. Sebagai catatan, JR Pass melingkupi tiket gratis reserve seat untuk bullet train Shinkansen kemana pun tujuannya. Jadi, rasanya tidak akan dirugikan jika kita memang mengunjungi beberapa kota yang ada di Jepang dan akan jauh lebih murah dibanding jika kita membeli terpisah untuk setiap tiket JR dan Shinkansen.

Untuk warga Indonesia sendiri JR Pass dapat dibeli di beberapa Tour and Travel yang ada disekitar kita dengan dokumen wajib yang harus dibawa saat membeli yaitu paspor dan visa. Dan dikarenakan JR Pass ini disesuaikan dengan durasi lamanya kita berada di Jepang, maka kita wajib melakukan checking ulang ketika kita membelinya apakah sudah sesuai dengan tanggal keberangkatan kita. Bayangkan saya jika sampai salah tanggal maka JR Pass itu tidak bisa dipakai.

Lalu bagaimana setelah kita membeli JR Pass dari tour and travel?

Setibanya kita di bandara Jepang, maka kita perlu menukar tiket yang diberikan tour and travel di kounter JR Pass untuk ditukar dengan semacam pamflet JR Pass yang tidak boleh hilang karena harus ditunjukkan ketika kita masuk ke gate untuk peron kereta JR atau Shinkansen. Hal yang cukup unik adalah ketika kita mau memasuki gate maka kita harus mencari loket informasi untuk menunjukkan JR Pass kita dimana terkadang tidak semua gate ada loket informasinya.

Akomodasi/Tempat Menginap

Akomodasi atau tempat menginap memang sudah menjadi hal rutin yang penting ketika kita berwisata namun khususnya ketika berwisata ke Jepang, akomodasi menjadi sangat penting karena jika kita salah memilih tempat menginap khususnya berkenaan dengan lokasi tempat menginap maka perjalanan kita akan berakhir dengan kelelahan untuk menuju dan pergi dari tempat dimana kita menginap.

Accomodation
Accomodation

Beruntung buat saya ketika saya pergi pertama kali ke Jepang, dapat merasakan tempat menginap yang benar-benar dekat dengan stasiun kereta dan ada juga yang cukup jauh. Di Jepang sendiri untuk beberapa stasiun tidak memiliki eskalator atau lift sehingga jika kita membawa koper atau bawaan yang cukup banyak akan menjadi kesusahan buat kita sendiri.

Dan sebagai informasi buat kita semua, biaya untuk naik taksi di Jepang cukup mahal apalagi jika dibandingkan dengan taksi di Indonesia. Sekali buka pintu bisa jadi sekitar IDR 85ribu dan saya pun pernah mendapat cerita dimana rekan saya harus rela membayar IDR 2 juta untuk sekedar naik taksi karena tersesat untuk menuju hotel.

Sedangkan pilihan akomodasi selama di Jepang sendiri cukup beragam mulai dari hotel berbintang, hostel sampai dengan menyewa apartemen melalui situs on-line seperti AirBnB.

Wifi Router atau Sim Card

Salah satu kebutuhan pokok masyarakat modern adalah koneksi internet selama berada di luar negeri, baik untuk ber-sosial media atau untuk urusan yang lain. Untuk urusan yang satu ini saya mempunyai pengalaman berharga. Ketika saya berkunjung ke Jepang belum lama ini, saya membeli sim card yang seharusnya bisa dipakai ketika berada di Jepang. Namun, sayang sekali kartu yang saya beli ternyata belum diaktifkan sehingga ketika saya sampai di Jepang tidak bisa dipakai selama 3 hari sampai pihak tour and travel me-request provider yang bekerjasama dengan mereka untuk mengaktifkan.

Dan lebih lagi ketika saya mencoba menyewa wifi router di bandara Jepang harganya tidak beda jauh dan bisa dipastikan kita terkoneksi dengan internet seketika itu juga. Sebuah catatan mengenai sewa router adalah cobalah bertanya ke beberapa tempat yang ada di bandara karena saat saya mencari sewa router wifi kemarin ada tempat yang menyewakan sekitar IDR 1 juta/minggu tapi ada juga yang lebih murah menjadi sekitar 800rb/minggu.

Informasi Tujuan Anda

Tidak seperti kalau kita berkunjung ke Singapura, kita harus benar-benar mencari tahu sebanyak mungkin informasi bagaimana untuk kita mengunjungi beberapa tempat wisata yang akan kita kunjungi selama di Jepang. Hal ini dikarenakan tempat-tempat wisata di Jepang lokasinya tak jarang membuat kita harus berjalan sejauh 500m – 1.5 km. Termasuk jika kita tersesat maka waktu kita akan habis untuk mencari jalan untuk menuju tempat yang kita mau. Namun, tidak perlu khawatir karena beberapa aplikasi di gadget kita bisa membantu kita sangat banyak ketika kita berkunjung ke Jepang. Nanti akan saya bahas lebih lanjut mengenai aplikasi apa saja yang dibutuhkan di gadget kita selama kita berada di Jepang.

Jepang adalah salah satu negara maju di dunia. Jadi menurut saya, bepergian di Jepang cukup mudah karena informasi yang tersedia di internet cukup banyak dan beberapa aplikasi di gadget atau ponsel kita sudah bisa banyak membatu selama kita berada di Jepang. So, let’s enjoy visit Japan!

Trip Jepang – Pergi ke Jepang Gampang
Tagged on:                                 

2 thoughts on “Trip Jepang – Pergi ke Jepang Gampang

  • May 17, 2016 at 4:45 pm
    Permalink

    Thank info nya mas… Semoga suatu hari bisa jelajah negaranya doraemon. 🙂

    Reply
    • May 17, 2016 at 10:18 pm
      Permalink

      Aminn… Terima kasih udah berkunjung 🙂

      Reply

Leave Your Commentary

Translate »